Angkasa Pura 2

Pertamina Harus Berhitung Kapan BBM Satu Harga Tidak Mengganggu Kinerja

Another News Energi KoridorSelasa, 23 Januari 2018
Gedung Pertamina

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kebijakan BBM satu harga merupakan dilema bagi BUMN PT.Pertamina. Di satu sisi harus menanggung kerugian dari hari ke hari tanpa batas waktu tetapi dilain sisi PT.Pertamina diwajibkan meningkatkan kinerjanya.

“PT Pertamina harus berhitung sampai kapan penerapan BBM satu harga tidak mengganggu kinerja PT.Pertamina secara keseluruhan,” kata John Mempi, pengamat politik dan keamanan kepada pers di Jakarta, Selasa (23/1/2018).

Dalam tahun politik, lanjut dia, Kebijakan BBM Satu harga yang tidak dapat dilaksanakan oleh PT.Pertamina tidak akan menyebabkan Instabilitas politik di Indonesia secara keseluruhan.

Harga BBM yang berbeda hanya didaerah tertentu dengan jumlah penduduk dan tingkat aktivitas ekonomi yang relatif kecil dan sedikit, sehingga masalah instabilitas politik akan lebih mudah diatasi oleh pihak keamanan.

Sebaliknya untuk di daerah padat penduduk, menurut John, PT.Pertamina harus tetap bisa menjaga distribusi BBM dan Elpiji bersubsidi agar tetap tersedia, karena jika Distribusi terhambat maka yang terkena dampaknya adalah masyarakat secara keseluruhan termasuk pihak keamanan.

Distribusi BBM dan Elpiji yang terhambat akan menyebabkan gejolak ekonomi & sosial dimasyarakat dan berlanjut kepada gejolak politik yang sulit dipadamkan sehingga dalam waktu singkat akan meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Oleh sebab itu dalam tahun politik, distribusi BBM dan Elpiji bersubsidi membutuhkan pengawalan dan pengawasan ekstra oleh aparat keamanan.(helmi)