Angkasa Pura 2

Dua Sekolah Penerbang Ditutup

Bandara Kokpit SDMRabu, 24 Januari 2018
IMG-20180124-WA0011

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dua sekolah penerbang telah ditutup setelah dilakukan evaluasi oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

“Satu sekolah sudah ditutup dan satu lagi sebentar lagi,” jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai membuka “Upgrading Basic Aeromautical Knowledge bagi Pilot Ab Initio” di Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Menurutnya, sekolah penerbang harus komplai terhadap peraturan yang sudah ada, meski harus diakui bahwa dalam penyelenggaraan sekolah perlu ada untung.

Tetapi untuk sekolah penerbang ada kekhususan, karena harus menghasilkan personel yang berkualitas tinggi dan andal.

“Self correction, kita perbaiki missinglink, kita sepakat pada pemikiran yang sama dan akhirnya bisa menyelesaikan masalah, meski di satu sisi ada yang merasa sakit,” tuturnya didampingi Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso.

Saat ini ada 18 sekolah penerbang dan delapan diantaranya sudah disurati untuk memenuhi kelengkapan sesuai peraturan yang ada.

“Semoga sekolah mau memenuhi aturan yang sudah berlaku,” pungkas (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari