Angkasa Pura 2

Kecepatan Laju Kendaraan di Jalan Sudah Diatur UU Tinggal Aplikasikan

Koridor OtomotifRabu, 24 Januari 2018
Djoko Setijowarno

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kebijakan mengatur dan mengelola kecepatam kendaraan di jalan raya perlu segera diterapkan. Selain sudah diatur dalam UU LLAJ dan produk turunnnya, kebijakan ini akan berdampak positif.

“PUPPKB tidak perlu menyediakan gudang, karena harus menurunkan barang. Pengsuaha truk pelan tapi pasti akan meremajaan armada-armada tua miliknya, karena tak mampu bersaing memenuhi ketentuan batas kecepatan di jalan raya,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegiranoto Semarang Djoko Setijowarno, ST, MT kepada Beritatrans.com di Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Dikatakan, kebijakan tersebut dengan sendirinya akan mendorong pengusaha truk segera menyesuaikan besar muatan yang diangkut dengan laju kendaraan di jalan raya.

“Jika tidak, maka mereka akan terjaring operasi penergakan hukum yaitu tidak memenuhi aspek kecepatan di jalan raya,” sebut Djoko.

Di sisi lain, papar dia, secara perlahan akan ada peremajaan truk, sehingga dapat menggairahkan industri truk secara nasional.

Juga nantinya upaya alihkan angkutan barang ke moda KA dan Kapal RoRo dapat terealisir. Tentunya dengan beberapa pembenahan operasional dan ongkos angkut menggunakan KA dan Kapal RoRo.

Usia truk yang sudah tidak laik jalan, perlahan akan berkurang dan hilang. Jika dilihat di jalan raya, rata-rata laju truk membawa muatan sekitar 40 km/jam. Dan kendaraan barang yang digunakan bukan kendaraan barang produksi teranyar.

Harapannya, pelanggaran daya angkut akan berkurang, ada upaya alih moda membawa barang, keselamatan di jalan raya bisa lebih terjamin, pengguna jalan lain tidak merasa selalu was-was jika berpapasan atau beriringan dengan truk barang.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari