Angkasa Pura 2

Kerja Sama Penyelenggaraan Bandara Kertajati Diharap Percepat Penyelesaian Pembangunan

BandaraRabu, 24 Januari 2018
IMG-20180122-WA0070

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kerja sama penyelenggaraan Bandara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan dan pengoperasiannya.

Hal itu disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengapresiasi ditandatanganinya perjanjian kerja sama penyelenggaraan jasa kebandarudaraan di BIJB antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat dan PT Angkasa Pura II (persero) di Bandung, Senin (22/1/2018).

“Tak kalah penting adalah pengembangan bagi bandara yang terletak di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tersebut,” jelas Agus di Jakarta, Rabu (24/1/2018).

BIJB saat ini sedang dalam tahap akhir penyelesaian pembangunan. Bandara ini ditargetkan beroperasi pada Juli tahun ini sekaligus bisa dipakai untuk operasional penerbangan haji sebagaimana perintah presiden Joko Widodo.

“Ini adalah langkah pemberian Hak Kelola dari Dirjen Perhubungan Udara kepada pemegang sertifikat Badan Usaha Bandar Udara (BUBU), setelah pemberian hak kelola Bandara Banyuwangi yang sudah ditandatangani bulan lalu,” ungkapnya.

Selama ini, kata dia, ada kekhawatiran pembangunan bandara BIJB terutama dari sisi darat akan terhambat dan tidak sesuai target karena belum jelasnya pengelola bandara di daerah sebagai penyangga ibu kota Jakarta ini.

Pembangunan sisi udaranya sudah dimulai oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sejak tahun 2013, diharap akan bisa dituntaskan tepat waktu dan sesuai target.

Ada beberapa persoalan yang harus segera dituntaskan agar Bandara Internasional Jawa Barat bisa beroperasi sesuai target, baik dari sisi darat maupun udara. Seperti misalnya terkait teknis perpanjangan runway, rencana operasional penerbangan terkait keselamatan penerbangan dan keamanan bandara serta jalan akses dari dan menuju bandara tersebut. (omy)