Angkasa Pura 2

Laporan BeritaTrans dari Madinah

Jabal Uhud, Saksi Bisu Pertempuran Dahsyat Umat Islam Melawan Kaum Kafir Menjadi Objek Wisata Religi

Another News DestinasiJumat, 26 Januari 2018
IMG-20180125-WA0047

IMG-20180125-WA0048

MADINAH (BeritaTrans.com) – Jabal atau Gunung Uhud merupakan bagian penting dalam sejarah perkembangan Islam, pasca Nabi Saw dari Makah ke Madinah.
 
Di Jabal Uhud merupakan saksi bisu terjadinya perang dahsyat antara umat Islam dengan kaum kafir Quraish pada tahun 3 H. Saat itu, dakwah Nabi Saw makin sukses dan berkibar sehingga  kaum kafir  tidak suka.

Setelah tahun 2 H kalah dalam Perang Badar,  setahun kemudian terjadi perang lagi yaitu perang Uhud.  Dalam  perang  Uhud itu, umat Islam mengalami kekalahan dan sedikitnya   70 pejuang muslim atau gugur sebagai syuhadak.  Temasuk Hamzah bin Abdul Mutholib,  si Singa Islam dan juga  paman Nabi Saw.

Kekalahan umat Islam terjadi karena tentara  Islam khususnya pasukan panah tak menaati perintah Nabi Saw. Mereka meninggalkan posisinya dan memperebutkan harta rampasan perang atau ghonimah.

Saat umat Islam berebut ghonimah, pasukan kafir yang dipimpin Kholid bin Walid sebelum masuk Islam kembali melakukan serangan. Pasukan  muslim berhasil  dipukul mundur bahkan kalah dan kocar kacir.

Kini, Jabal Uhud dikenang sebagai salah satu wisata sejarah dan religi umat Islam seluruh dunia. Tak jauh dari Jabal Uhud, ada Makam Syuhadak Uhud dan juga Jabal Rahmah.

Di Makam syuhadak Uhud tersebut telah dikuburkan seluruh korban yang mencapai 70 orang termasuk para sahabat yang hafal atau hafidz Alquran.

IMG-20180125-WA0049

Perang Khandak

Konon,  setelah menang di Perang Uhud, kaum kafir masih penasaran dan ingin menghancurkan umat Islam Dengan 10.000 tentara kafir dengan senjata lengkap mau menyerang Umat Islam.

Mendengar informasi itu, Nabi Saw bersama sahabat menyusun strategi bagaimana menahan atau mengalahkan kaum kafir

Atas usul sahabat Salman Alfaritsi, akhirnya dibuat parit yang mengelilingi Kota Madinah khususnya daerah Khandak. Parit yang dijadikan jebakan itu akhirnya membuat pasukan kafir tak bisa menyerang masuk ke Madinah. Mereka hanya berkemah di luar parit sampai kehabisan bekal dan diserang badai dan angin dingin.

Akhirnya, kaum kafir pulang  dan mengundurkan diri tanpa mengalahkan umat Islam bahkan tak ada korban jiwa sedikitpun. Itulah kisah heroik dan strategi jitu umat Islam manahan kaum kafir dengan membuat parit di Khandak, salah satu bagian Kota Madinah.

Beberapa tempat  bersejarah seperti Jabal Uhud, Jabak Rahmah, Makam Syuhadak Uhud serta Khandak dijadikan objek wisata dan banyak dikunjungi umat Islam seluruh dunia jika ke Madinah.(helmi)