Angkasa Pura 2

Kemhub Ancam Tutup Unit Pengujian Kendaraan Bermotor yang Kerja Asal-asalan

KoridorMinggu, 28 Januari 2018
DISHUB-BOYOLALI-JADWALKAN-UJI-KENDARAAN-BERMOTOR-KELILING

IMG-20180127-WA0009

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengancam akan menutup Unit Pengujian Kendaraan Bermotor (UPKB) yang bekerja tidak benar alias asal-asalan.

“Saya akan kumpulkan Kadishub kabupaten /kota dan provinsi dalam waktu dekat. Kalau memang pengujian berkala tidak bisa dilakukan secara baik dan benar maka kami akan tutup,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat meninjau sejumlah Terminal Tipe A di Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (27/1/2018).

Budi mengatakan, UPKB memiliki peran yang sangat penting untuk mencegah terjadinya over dimensi dan over loading yang saat ini masih terus terjadi.

“Saya minta kepala BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) segera melakukan dan melaporkan hasil akreditasi terhadap UPKB. Kalau hasilnya jelek, kami akan instruksikan untuk ditutup,” tegas Budi.

Budi Setiyadi juga mewanti wanti para petugas jembatan timbang agar bekerja profesional dan penuh tanggung jawab. Saat meninjau langsung aktivitas di jembatan timbang Maccopa diketahui dari 4 kendaraan yang ditimbang rata rata pelanggaran over load 14 s/d 24 ton dari JBI. Padahal kendaraan tiga sumbu atau 10 roda, JBI-nya 21 ton.

“Lakukan pelayanan yang baik. Jangan jadikan sopir sebagai orang yang terhukum. Mereka hanya melaksanakan tugas dari pemilik kendaraan. Beri mereka tempat yang nyaman saat akan ditindak dengan komunikasi yang baik,” tuturnya.

“Saya juga minta ke Kepala BPTD segera lakukan komunikasi dengan pihak Hakim agar sanksi tilang diterapkan denda maksimal yaitu Rp.500.000,.” katanya.

Kepala BPTD Wilayah XIX Benny Nurdin Yusuf yang turut mendampingi Dirjen Budi mengatakan pihaknya tidak akan memberikab toleransi terkait hal ini.

“Ini kan aturan sudah lama sejak pengujian di tangani provinsi sampai saat ini oleh Kabupaten/Kota. Perhitungan daya angkutnya pun itu juga. Olehnya saya berharap agar semua yang terkait untuk bersama sama berbenah dan melakukan pengawasan. Kami berbenah pengusaha juga harus berbenah,” ujar Benny yang pernah menjabat Kasi Keselamatan dan Teknik Sarana Dishub Provinsi Sulawesi Selatan ini. (aliy)

loading...