Angkasa Pura 2

Perpustakaan Badan Litbang Terus Bertransformasi Menuju Knowledge Center

LitbangMinggu, 28 Januari 2018
IMG-20180126-WA0006

IMG_20180126_105431

JAKARTA (beritatrans.com) – Memasuki tahun 2018, Perpustakaan Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perhubungan terus melakukan berbagai upaya untuk menjadi knowledge center atau pusat ilmu pengetahuan bidang transportasi di Indonesia.

“Transformasi perpustakaan telah kami lakukan sejak beberapa tahun lalu dan akan terus kami lakukan untuk menjadi pusat ilmu pengetahuan bidang transportasi di Indonesia,” kata Kepala Bagian Data, Humas, dan Publikasi Badan Litbang Perhubungan Rosita Sinaga kepada beritatrans.com dan aksi.id akhir pekan ini.

IMG_20180126_105913

Rosita mengatakan, peran dan fungsi perpustakaan Badan Litbang saat ini telah menjadi pendukung utama dalam perumusan dan evaluasi kebijakan di sektor transportasi.

“Tidak hanya untuk kalangan Kementerian Perhubungan tetapi juga banyak kalangan umum, termasuk pelajar, mahasiswa, dan para peneliti yang memanfaatkan perpustakaan Badan Litbang,” tutut Rosita.

IMG_20180126_104816

Apalagi sejak beberapa tahun ini, masyarakat semakin dimanjakan oleh berbagai fasilitas perpustakaan yang semakin memudahkan mereka dalam mencari buku, literatur, dan informasi lainnya. Mereka lebih dipermudah dengan adanya transformasi sistem, pelayanan, fasilitas, dan prasarana perpustakaan seperti komputer penelusuran, meja baca, loker penitipan barang, dan ruang serba guna yang dapat digunakan untuk rapat, workshop, dan seminar.

“Kami juga telah melengkapi perpustakaan dengan sistem e-library yang merupakan aplikasi penelusuran koleksi perpustakaan, khususnya koleksi literatur secara online,” ujar Rosita.

IMG_20180126_104720

Dengan sistem e-library ini, pengguna dapat mengakses koleksi cetak dan elektronik hasil penelitian Badan Litbang dan jurnal internasional elektronik, serta buku referensi di bidang transportasi, tanpa harus datang secara fisik ke perpustakaan.

Integrasi Pustaka Transportasi
Sebagai salah satu upaya melakukan transformasi perpustakaan, tahun ini Badan Litbang Perhubungan sedang menggodok sebuah konsep yang dapat mengintegrasikan pustaka transportasi yang ada di Perpustakaan Badan Litbang dengan yang ada di perpustakaan transportasi lain, seperti perpustakaan lembaga atau sekolah-sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan.

“Bahkan rencananya bisa juga kerja sama dengan perpustakaan-perpustakaan perguruan tinggi yang memiliki fakultas atau program studi transportasi di seluruh Indonesia,” kata Rosita.

IMG_20180126_101316

Secara garis besar, konsep ini nantinya dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan penelusuran keberadaan koleksi perpustakaan yang mereka butuhkan. Misalnya, mereka bisa mencari koleksi buku atau literatur yang ada di perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) cukup dari perpustakaan Badan Litbang atau sebaliknya.

“Jadi mereka tidak perlu jauh-jauh pergi ke STIP atau STPI (Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia) Curug untuk mendapatkan koleksi buku atau literatur yang dibutuhkan. Cukup mencarinya dari komputer yang ada di perpustakaan Badan Litbang,” katanya.

IMG_20180126_101125

Dengan program kerja sama ini, Rosita meyakini masyarakat akan lebih banyak dimudahkan dalam mencari referensi atau literatur, termasuk literatur yang berada di tempat paling jauh sekalipun seperti di Papua.

“Cukup mengklik dari Jakarta. Bila buku yang dicari ada di Papua, bisa dipesan atau dicopy dari Jakarta. Jadi tidak perlu jauh-jauh pergi ke sana. Begitu pun sebaliknya, masyarakat atau mahasiswa dan peneliti transportasi yang berada di Papua dapat mencari dan mendapatkan koleksi buku atau literatur yang ada di perpustakaan Badan Litbang tanpa harus datang ke Jakarta,” jelasnya. (aliy)