Angkasa Pura 2

Optimalisasikan Tol Laut, Integrasi Rumah Kita Ditingkatkan

DermagaSenin, 29 Januari 2018
550411_620-553x354

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Mengoptimalisasikan penyelenggaraan Tol Laut dengan menigkatkan mengintegrasikan program program Rumah Kita (Sentra Logistik) di tahun 2018 dilaksanakan Ditjen Perhubungan Laut.

Direktur Lalulintas dan Angkutan Laut, Dwi Budi Sutrisno mengungkapkan, hal itu dilakukan agar sasaran penyelenggaraan tol laut yaitu mengurangi disparitas harga antara Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur dapat terealisasi dengan semakin baik.

“19 lokasi Rumah Kita atau sentra logistik disiapkan sebagai gudang logistik barang pokok dan penting yang menampung dan mendistribusikan barang logistik di wilayahnya,” jelas Dwi Budi di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Penanggungjawab Rumah Kita disebutkannya, adalah BUMN di bidang transportasi laut seperti PT Pelindo I untuk wilayah Nias dan Mentawai, PT Pelindo II (Natuna dan Tahuna), PT Pelindo III (Dompu, Waingapu, Rote dan Kalabahi), PT Pelindo IV (Nabire, Tobelo, Sebatik, Tidore dan Sangatta/Lhoktuan), PT Pelni (Morotai, Saumlaki, Manokwari dan Timika), dan PT ASDP (Merauke, Namlea).

“Masing-masing Penanggungjawab Rumah Kita memiliki tugas menyiapkan rencana kerja dan fasilitas yang dibutuhkan untuk program Rumah Kita serta berkoordinasi dengan Pemda dan stakeholder terkait dengan kebutuhan dan pendistribusian barang pokok dan penting di daerah sekitar lokasi Rumah Kita khususnya daerah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan),” urainya.

Dwi Budi menegaskan bahwa diperlukan keterlibatan serta komit BUMN logistik yang lebih besar dalam membangun dan memaksimalkan program Rumah Kita guna menyukseskan program tol laut.

“Yakni melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah melalui BUMD atau Koperasi disamping dominasi penggunaan ruang muat oleh BUMN logistik,” pungkas Dwi Budi. (omy)