Angkasa Pura 2

Gandeng Australia dan Amerika, Kemhub Gelar Workshop ISPS Code

DermagaSelasa, 30 Januari 2018
IMG_20180130_105931

DENPASAR (beritatrans.com) – Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan ISPS Code, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Australia dan Amerika Serikat menggelar kegiatan ISPS Code Workshop: Port Security and the Cruise Industry pada tanggal 30 Januari hingga 2 Februari 2018 di The Stones Hotel, Legian, Bali.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Capt. Jhonny R Silalahi, Selasa (30/1/2018).

IMG_20180130_100255

“Dunia saat ini diibaratkan dengan istilah Global Village sebagai akibat dari kemajuan informasi, teknologi dan transportasi yang memicu berkembangnya kejahatan lintas negara. Pelabuhan sebagai salah satu pintu masuk perdagangan internasional rentan digunakan sebagai  jalur kegiatan ilegal lintas negara,” ujar Capt. Jhonny dalam sambutannya.

Capt. Jhonny menambahkan, sebagai pemangku kepentingan maritim di Indonesia, Kementerian Perhubungan bertanggungjawab untuk menciptakan kondisi keamanan yang kondusif karena perekonomian Indonesia ditopang dari perdagangan melaui jalur transportasi laut.

IMG_20180130_100106

”Transportasi laut yang mengangkut penumpang baik yang bersifat domestik maupun internasional, termasuk kunjungan kapal pesiar yang membawa turis asing ke Indonesia saat ini menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.”

Untuk itu, lanjutnya, keselamatan, keamanan dan kenyamanan para penumpang yang menggunakan jasa  fasilitas pelabuhan adalah hal-hal yang mutlak harus dipenuhi.

”Sekecil apapun gangguan keamanan terhadap fasilitas pelabuhan khususnya cruise terminal dapat berdampak pada kepercayaan pihak industri kapal pesiar kepada negara kita,” imbuhnya.  

IMG_20180130_100415

Penyelenggaraan Workshop ISPS Code ini merupakan rangkaian dari kegiatan kerjasama di bidang capacity building antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia yang telah diselenggarakan pada bulan November tahun 2017 yaitu Port Security Desktop Exercise di Lombok, yang juga dihadiri oleh observer dari US Coast Guard.

Adapun narasumber pada workshop ini yaitu Mr. Dean Horton dan Mr. Ezekiel Lyons dari United States Coast Guard (USCG) dan Mr. David Scott dari Australian Department of Home Affairs, dengan peserta berasal dari perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut dan perwakilan dari Port Facility Security Officer (PFSO), dalam hal ini adalah PFSO dari PT. Pelindo I – IV dan PT. Citra Tritunas (terminal penumpang Harbour Bay Batam).

IMG-20180130-WA0009

Sebagai informasi, The International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code atau Kode Keamanan terhadap Kapal dan Fasilitas Pelabuhan didefinisikan sebagai aturan yang menyeluruh mengenai langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan.

Adapun Kementerian Perhubungan mencatat, hingga akhir tahun 2017 sebanyak 348 (tiga ratus empat puluh delapan) fasilitas pelabuhan di Indonesia secara penuh telah mengimplementasikan ISPS Code. (aliy)

loading...