Angkasa Pura 2

Saatnya Menambah Ruang Kereta Khusus Wanita

EmplasemenThursday, 1 February 2018

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Fasilitas yang disediakan kereta rel listrik (KRL) seperti kursi yang empuk dan pendingin ruangan yang berfungsi baik, kerap membuat pengguna jasanya terlena.

Menempuh perjalanan minimal satu jam dari Bogor misalnya, menuju stasiun di wilayah Jakarta, membuat penumpang dapat menikmatinya sembari beristirahat dan pejamkan mata alias tidur pulas.

Namun sayangnya, para penumpang terutama kaum lelaki pada akhirnya makin minim toleransinya. Apalagi saat membuka mata namun stasiun yang ditujunya masih jauh, meski di depannya ada penumpang perempuan setengah baya pun tak dihiraukan dan kembali melanjutkan tidur indahnya.

Kondisi seperti ini tidak hanya berlaku di pagi hari, yang mungkin mereka masih menyimpan rasa kantuk karena bangun terlalu pagi. Namun dapat juga terjadi pada semua waktu keberangkatan KRL.

Meski tak semua kalangan pria berlaku seperti itu, namun banyak yang melakukannya. Terkadang mereka mengklaim bahwa perempuan sudah ada ruang kereta khususnya, sehingga seperti terbiarkan saat memasuki ruang kereta campur.

Padahal, meski khusus, toh ruang kereta perempuan hanya dua saja dan sisanya yakni 6 atau 8 atau 10 kereta lainnya diperuntukkan sebagai kereta dengan penumpang campur antara laki-laki dan perempuan.

Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyampaikan, dengan kondisi seperti itu, perlu dilakukan penambahan ruang kereta khusus untuk penumpang perempuan.

“Paling tidak penambahan ruang kereta (gerbong) untuk wanita,” ujar Djoko kepada BeritaTrans.com, Jumat (1/2/2018).

Namun dia tidak menyarankan dihidupkan kembali rangkaian KRL khusus wanita, karena dinilai tidak efektif.

“KRL khusus wanita juga tidak efektif karena jarang penuh,” tuturnya.

Jadi sepertinya dapat menjadi perhatian operator KRL, agar mengevaluasi kebutuhan ruang kereta khusus wanita. Bila perlu segera ditambah fasilitasnya dari dua menjadi empat ruang kereta. Anda setuju? (omy)