Angkasa Pura 2

Ikut Singapore Air Show, Garuda Grup Optimistis Kontrak Meningkat

Bandara KokpitSelasa, 6 Februari 2018
_DSC00188 copy

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pada Singapore Airshow tahun ini, Garuda Indonesia Group mengikutsertakan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMF), PT Citilink Indonesia, dan PT Aerowisata.

Singapore Airshow 2018 diadakan di Changi Exhibition Centre, Singapura dari 6 – 11 Februari 2018. Dalam ajang ini, berbagai pelaku industri aviasi akan berpartisipasi, termasuk di antaranya perusahaan airframe, general aviation, industri Maintenance Repair & Overhaul (MRO), mesin pesawat, dan juga maskapai penerbangan.

“Singapore Airshow ini menjadi ajang pertemuan, diskusi, dan transaksi bisnis untuk memajukan dunia aviasi global,” jelas Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Pahala N. Mansury di Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Sebagai bagian dari program “Sky Beyond 3,5, dimana Garuda Indonesia Group (GIG) menargetkan valuenya sebagai holding company sebesar USD 3,5 miliar di tahun 2020, maka sudah saatnya lebih agresif dalam menunjukkan kapabilitasnya sebagai grup aviasi yang solid.

“Ini merupakan bentuk sinergi grup, di mana Garuda yang merupakan raksasa industri aviasi di regional, akan menunjukkan keunggulannya sebagai one stop aviation services GIG,” papar Pahala di Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Pahala menambahkan, GIG bukan hanya untuk meraih eksistensi, namun sekaligus membuka kesempatan untuk beberapa potensi bisnis yang didapat.

GIG akan menandatangani sejumlah kontrak kerja sama bisnis dengan beberapa partner baik domestik maupun internasional.

“Potensi bisnis dalam bentuk kerja sama yang diinisiasi masing-masing perusahaan Garuda Indonesia Group diharapkan mampu mendukung penetrasi pasar, dan rencana ekspansi juga diharapkan dapat dijalin pada momen ini,” tuturnya. (omy)