Angkasa Pura 2

SP PLN Minta Pemerintah Kendalikan Harga Batubara Dalam Negeri agar Tarif Listrik Tak Naik

EnergiRabu, 7 Februari 2018
IMG-20180207-WA0013

JAKARTA (Beritatrans.com) – SP PLN bersama BEM FT UI menyampaikan pernyataan sikap  dan mendesak Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengendalikan harga jual batubara dalam negeri sehingga tarif listrik tidak naik.

“Harga batubara naik sekitar US$100 per ton. Sedang Kementerian ESDM akan memasukkan harga batubara acuan (HBA)  ke dalam  harga pokok produksi (HPP) listrik yang berimplikasi pada kenaikan tarif listrik,” kata Ketua SP PLN  Jumadis Abda di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Kenaikan tarik listrik ini, lanjut dia, yang kita tak mau. “SP PLN menolak jika sampai tarif listrik naik. Dampaknya sangat memberatkan ekonomi rakyat,” kata Jumadis.

Oleh karena itu, papar dia,  SP PLN minta pemerintah bisa mengendalikan harga batubara di dalam negeri yang porsinya hanya 20% dari produksi nasional.

“Batubara untuk PLN sekitar  50 juta ton setahun harus dijual dengan harga dalam negeri, jangan mengukuti harga internasional,” jelas Jumadis.

Dari 400 juta ton produksi batubara nasional,  tukas Jumadis dan 80% dijual ke internasional mereka sudah untung. Konsumsi batubara nasional hanya 20% khusus PLN hanya 50 juta  ton setahun.

“Kita minta pemerintah berpihak pada rakyat. Kendalikan harga batubara  dalam negeri sehingga tarif listrik tidak naik,” tegas Jumadis.(helmi)