Angkasa Pura 2

Pastikan Akuntabilitas dan Transparansi, Ditjen Hubla Bentuk Tim Manajemen Proyek

Another News Dermaga SDMKamis, 8 Februari 2018
IMG-20171224-WA0038

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Guna memastikan transparansinya pengelolaan keuangn negara dan meningkatkan akuntabilitasnya, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan pembenahan internal sekaligus membentuk tim Unit Manajemen Proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut tahun 2018.

Pembentukan itu, berdasarkan SK Dirjen Hubla No. 008/8/3/DJPL-2018 pada 25 Januari 2018 dengan tugas melakukan evaluasi pelaksanaan program/kegiatan tahun 2018.

“Tim juga bertugas melakukan sinkronisasi dan harmonisasi usulan kegiatan tahun 2019 antarDirektorat dan Bagian untuk menghindari tumpang tindih kegiatan sehingga hasilnya bisa bermanfaat dan tepat sasaran,” jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Rudiana di Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Menurutnya, pembenahan internal merupakan bagian komit jajarannya dalam mengendalikan dan mengawal proses serta pelaksanaan seluruh kegiatan di tahun anggaran (TA) 2018 agar tepat guna dan tepat sasaran.

Hal tersebut ditegaskan juga dengan keluarnya Instruksi Dirjen Perhubungan Laut No. UM 008/10/1/DJPL-18 pada 1 Februari 2018 tentang “Pengendalian Kegiatan Sebelum Proses Pelelangan dan Pelaksanaan Kegiatan di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut TA 2018.

Dalam Instruksi Dirjen tersebut disebutkan bahwa agar seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan pengendalian pada Unit Manajemen Proyek Ditjen Perhubungan Laut.

“KPA dan PPK agar dapat melaksanakan pelelangan dan kegiatan setelah Dirjen Hubla menerima rekomendasi dari tim Unit Manajemen Proyek Ditjen Hubla dan menyetujui pelaksanaannya,” tuturnya. (omy)