Angkasa Pura 2

Banyak Kasus Kecelakaan, Danang: Regulator Harus Lebih Tegas Pada Operator dan Pengemudi

Koridor Otomotif SDMMinggu, 11 Februari 2018
images

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Beberapa kejadian kecelakaan lalu lintas  di lndonesia, cerita dan analisisnya sama terus. Makanya saatnya regulator lebih keras pada operator dan pengemudi supaya lebih tanggungjawab.

Demikian disampaikan  Pakar Transportasi FT UGM Prof.Dr. Danang Parikesit dalam pesan viral yang diterima  BeritaTrans.com di Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Dikatakan, kini saatnya regulator pusat dan daerah tidak boleh melakukan pembiaran. Salah juga. “Fondasi transportasi kan keselamatan,” kata Danang lagi.

Selain aturan teknis dan administrasi, baik operator dan awak angkutannya harus benar-benar profesional dan sesuai ketentuan UU yang berlaku. Dalm UU LLAJ semua sudah diatur dan ditetapkan sesuai aturan formal yang ada.

Sementara,  pakar dari Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno menyehutkab masih banyak awak kendaraan yang belum memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

“(Masih)  Banyak pengemudi taksi online tidak miliki SIM A Umum.. Selain itu nereka juga tidak mau kendaraan di KIR juga,” jelas Djoko.

Dia menyarankan, Pemerintah  bisa memberikan kemudahan mebdapatkan SIM A Umum secara kolektif untuk dipermudah.

“Artinya, tidak melalui diklat seperti amanah UU LLAJ. Dengan begitu sopir taksi online bisa memenuhi syarat bisa mendapatkan SIM A Umum dan bisa bekerja lebih baik, profesional dan berkeselamatan,” tegas Djoko.(helmi)