Angkasa Pura 2

Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Ditarget Operasi Mei 2018

BandaraMinggu, 11 Februari 2018
IMG-20180211-WA0008

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah ditargetkan beroperasi dengan syarat minimum (minimum requirements) pada Mei 2018 sehingga sudah dapat melayani penumpang pada masa mudik dan libur Lebaran Juni mendatang.

Syarat minimum tersebut antara lain menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi diantaranya terminal penumpang, gedung parkir satu lantai, terminal kargo, masjid, gedung Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

“Sedangkan pengoperasian penuh Bandara Ahmad Yani ditargetkan dapat dilakukan pada awal 2019,” papar Faik di Semarang, Ahad (11/2/2018).

Proyek pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang dengan nilai total Rp2,07 triliun ini terdiri dari lima paket pekerjaan. Paket 1 terdiri dari pekerjaan lahan dan jalan akses. Paket 2 terdiri dari pekerjaan apron dan taxiway. Paket 3 terdiri dari pekerjaan pembangunan terminal. Paket 4 terdiri pekerjaan pembangunan bangunan penunjang dan lanskap. Paket 5 terdiri dari pekerjaan water management.

“Paket perkerjaan satu dan dua sudah terealisasi 100 persen. Paket pekerjaan tiga (terminal) selesai sepenuhnya pada November 2018. Sedangkan paket pekerjaan empat (bangunan penunjang) dan lima (water management) selesai sepenuhnya pada 2019,” tuturnya.

Terminal baru Bandara Ahmad Yani ini disebutkan Faik, memiliki luasan area 58.652 meter persegi, hampir sembilan kali lebih besar dibanding luasan terminal eksisting yang hanya seluas 6.708 meter persegi.

Luasan apron baru mencapai 72.522 meter persegi yang dapat menampung 13 pesawat narrow body atau konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 2 pesawat wide body kargo. Bandara Ahmad Yani nantinya diposisikan sebagai bandara bisnis dan industri.

“Terminal baru ini, solusi atas masalah lack of capacity yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Kapasitas Bandara Ahmad Yani eksisting hanya mampu menampung 800 ribu penumpang per tahun, namun realisasinya pada 2017 sudah melayani 4,4 juta penumpang,” kata Faik.

Dengan kapasitas terminal baru yang dapat menampung hingga enam juta penumpang per tahun dan desain yang mengadopsi konsep eco-green airport, maka calon penumpang dapat lebih leluasa dan nyaman berada di terminal baru.

“Potensi pertumbuhan penumpang sebesar 10 persen tiap tahunnya juga dapat diakomodir oleh keberadaan terminal dan infrastruktur Bandara Ahmad Yani ini,” pungkasnya. (omy)

loading...