Angkasa Pura 2

Djoko: Bila Rekomendasi KNKT Dilaksanakan, Fatalitas Kecelakaan Lalin dapat Berkurang

KoridorSenin, 12 Februari 2018
IMG-20180212-WA0005

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengungkapkan, bila rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dilaksanakan, fatalitas kecelakaan lalu lintas dapat berkurang.

“KNKT sudah pernah memberikan rekomendasi agar sistem rem untuk bus dan truk harus independen, penumpang harus pakai safety belt dan sopir harus istirahat cukup dengan kualitas baik,” jelas Djoko kepada BeritaTrans.com, Senin (12/2/2018).

Menurutnya, bila hal ini bisa dijalankan sudah pasti akan banyak menolong. Misalnya saja bagi penumpangnya, tidak akan terlempar saat terjadi musibah kecelakaan bila mengenakan sabuk pengaman selama duduk.

“Harus diakui, pada umumnya kecelakaan disebabkan faktor manusia, prasarana, sarana dan lingkungan. Setiap kecelakaan, penyebabnya beragam,” katanya.

Terulangnya kecelakaan Bus Pariwisata sangat sering terjadi beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya antara lain sopir bus pariwisata sering alami perlakuan yang kurang menyehatkan fisiknya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 27 orang meninggal dunia akibat kecelakaan di tanjakan Emen, Subang kemarin lusa. Mereka merupakan anggota sebuah koperasi berasal dari Tangerang Selatan yang tengah dalam perjalanan wisata.

“Selanjutnya, diingatkan kepada masyarakat luas agar lebih berhati-hati dalam memilih bus wisata, jangan tergiur dengan penawaran harga murah dan harus ikut mengecek apakah bus tersebut ada tanda laik operasi atau tidak,” pungkas Djoko. (omy)