Angkasa Pura 2

Marka Lajur Khusus Angkutan Umum di Ruas Tol Cikampek Mulai Dipasang

KoridorSelasa, 13 Februari 2018
IMG_20180213_134948

IMG-20180213-WA0012

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Marka khusus angkutan umum di ruas tol Cikampek-Jakarta mulai dipasangi Jasa Marga atas inisiasi Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Menurut Kepala Subag Humas BPTJ Iis Suharti, pemasangan rambu dan marka ini bagian dari paket kebijakan penanganan kemacetan di Jabodetabek.

“Paket kebijakan yang dilakukan yakni
pengaturan angkutan barang, kendaraan pribadi, dan prioritas angkutan umum yang saat ini sedang disiapkan payung hukumnya oleh Kementerian Perhubungan,” jelas Iis kepada BeritaTrans.com,
Selasa (13/2/2018)

Menurutnya, payung hukum untuk lajur khusus sudah ada yakni Permenhub 99 tahun 2017 tentang penggunaan lajur khusus untuk angkutan umum dengan mobil bus pada jalan tol di wilayah Jabodetabek.

“Selanjutnya pengaturan angkutan barang dan pengaturan kendaraan pribadi (ganjil genap) masih dalam proses penyelesaian,” katanya.

Iis menyebutkan bahwa data Bapenas, dampak kemacetan lalu lintas pada tuas Jakarta-Cikampek telah merugikan hingga ratusan triliuan rupiah. Dengan adanya pengaturan lalin ini maka dampak positifnya sudah terlihat dan bisa dipastikan juga terhadap perekonomian.

IMG-20180213-WA0013

Misalnya saja dari sisi laju kendaraan. Sejak dilakukan uji coba pembatasan kendaraan angkutan barang yang tak boleh beroperasi di Tol Cikampek pada pukul 06.00-09.00, ungkapnya, maka telah terjadi peningkatan kecepatannya.

“Bila sebelumnya hanya 10-15 km perjam, kini telah mencapai 30-45 km per jam, bahkan di saat tertentu bisa mencapai 60 km per jam,” ujar Iis.

Pengalihan Arus Lalin di Jalur Arteri

Iis menambahkan, pada pukul 06.00-09.00, angkutan barang lebih dari tiga sumbu dapat memanfaatkan jalur arteri antarkawasan.

“Mereka bisa melalui jembatan antarkawasan dan jalur alternatif yg telah disiapkan,” tutur Iis.

BPTJ terus mengajak banyak pihak untuk bersama-sama berkontribusi mengurangi kemacetan dengan membuka jembatan antarkawasan pada pukul 06.00-09.00 WIB setiap harinya.

Dengan penyebaran kendaraan, maka diharapkan penumpukan di tol Cikampek dapat terus berkurang. Ditambah lagi dengan adanya kendaraan bus premium yang disiapkan di Bekasi Timur dan Bekasi Barat, maka pengguna kendaraan pribadi juga bisa dengan lebih nyaman meninggalkan di rumah atau di parkiran khusus untuk naik bus.

“Ya, di Bekasi Timur dan Barat, park & ride sudah siap, dukungan kerja sama dari pihak mal dan pengelola perumahan juga sangat baik,” kata Iis. (omy)