Angkasa Pura 2

Setelah Ikut Program Restrukturisasi, PT Rukindo Mulai Meraih Untung

DermagaRabu, 14 Februari 2018
aviary-image-1518593718962-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com)
-Kinerja PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) mulai bangkit dari keterpurukan sejak statusnya berganti dari BUMN menjadi anak perusahaan Pelindo II, sekitar lima tahun lalu.

Bangkitnya kinerja Rukindo terungkap dalam bincang bincang BeritaTrans.com dengan Corporare Secretary dan Hukum PT Rukindo Yasarman di kantornya, Rabu (14/2/2018 ).

Yasarman mengungkapkan sejak tahun 2016 Rukindo sudah meraih laba Rp15 miliar dan tahun 2017 laba sebelum audit naik menjadi Rp 19 miliar serta mulai dapat membagi bonus untuk karyawan.

Saya sempat tertegun kagum dengan kemajuan usaha yang dicapai Rukindo saat ini. Karena kondisinya sangat jauh berbeda dengan beberapa tahun lalu.

Pasalnya, saya ingat saat Rukindo belum di take over Pelindo II beberapa tahun lalu, setiap ada undangan dari Serikat Pekerja (SP) Rukindo selalu bicara soal kesejahteraan kurang dan mau unjuk rasa.Tapi kini semuanya sudah berubah menuju arah perbaikan.

Seperti diketahui PT Rukindo di take over menjadi anak perusahaan Pelindo II melalui PP No 44 Tahun 2013.

PT Rukindo tahun sebelumnya merupakan salah satu dari 4 anak perusahaan Pelindo II yang masuk dalam program restrukturisasi agar menjadi lebih sehat baik permodalan mau pun kinerja operasional.

Sekarang PT Rukindo fokus pada bidang usaha pengerukan/ reklamasi dan jasa galangan & perbengkelan kapal.

Galangan Rukindo mempunyai spesifikasi Graving Dock panjang 130 meter, lebar 23 meter tinggi 8 meter dengan kapasitas 10.000 GT.

Sementara, bengkel kapal meliputi bengkel perlimbungan 1.200 m2, bengkel mesin 1.200 m2 dan gudang 744m2.

IMG-20180214-WA0002-600x400

Jasa galangan kapal ini cukup prospektif. Saat ini sudah melayani docking kapal milik Jasa Armada Indinesia (JAI), PT ASDP (persero), membangun tongkang jenis (Work Barge) milik PT Marunda Jaya dan saat ini tengah membangun kapal tongkang jenis (Hopper Barge) milik PT Rukindo sendiri, kata Yasarman.

Sementara pekerjaan pengerukan sedang berlangsung di JICT, Pelindo II Cabang Cirebon. Rencananya dilanjutkan untuk mengeruk kolam Pelabuhan Bengkulu dan Pontianak. Rukindo memiliki 11 kapal keruk.

” Ke depan PT Rukindo yang diawaki sekitar 74 pekerja ini optimis mampu memberikan jasa pengerukan dan perbaikan, perawatan serta pembangunan kapal baru / jasa penunjang lainnya sesuai standar internasional,” ujar Yasarman.

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari