Angkasa Pura 2

Tanjakan Bukit Gombel Semarang Yang Curam dan Dikenal Angker

KoridorSenin, 19 Februari 2018
images-1

images

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Tanjakan  Bukit Gombel, Kota Semarang, Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu tanjakan maut di Indonesia selain Tanjakan Aman di Subang, Jawa Barat.

Kawasan  Bukit Gombel ini sering terjadi kecelakaan karena kondisi geografis yang curam, panjang dan berliku. Bagi kendaraan tua atau pengemudi yang belum mahir,  sangat disarankan tidak melintasi tanjakan Gombel ini.

Tanjakan Gombel berada di antara Jatingaleh menuju Banyumanik,  Kota Samarang dan berlanjut ke Ungaran, Kab. Semarang bahkan ke Solo dan Yogyakarta.

Tak jauh dari tanjakan Gombel tepatnya  menuju Banyumanik, Semarang Selatan ada Mako Batalyon 400 Banteng Raiders, kesatuan pemukul Kodam Diponegoro, yang legendaris sejak zaman Jenderal Ahmad Yani, Pahlawan Revolusi itu.

Sebelum ada jalan tol di Semarang, seluruh kendaraan dari  Semarang ke arah Ungaran, Solo, Yogyakarya bahkan ke Jawa Timur  dan sebaliknya selalu melintasi tanjakan Gombel.

Saat itu, tanjakan Gombel merupakan satu-satunya jalan dari Semarang ke arah tenggara, ibukota Jawa Tengah tersebut.

Sejak dibangun jalan Semarang pada akhir dekade 80-an,  tanjakan Gombel mulai berkurang. Kendaraan dari Ungaran ke Kota Semarang bahkan menuju Jakarta bisa melintas di jalan tol yang lebih baik dan selamat.

Daerah Angker

Oleh warga sekitar, tanjakan Bukit Gombel Semarang dikenal daerah angker. Sering terjadi penampakan atau hal-hal gaib lainnya yang bersifat magis di kawasan Bukit Gombel ini.

Boleh percaya atau tidak. Bisa juga memang banyak hantu atau makhluk gaib lainnya. Sejak zaman kolonial Belanda sampai kini, sudah puluhan bahkan ratusan orang meninggal menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Bukit Gombel tersebut.

Yang pasti, siapapun yang melewati tanjakan Bukit Gombel pengguna jalan harus ekstra hati-hati. Pengemudi  baik motor atau mobil harus waspada saat melintasi  tanjakan Gombel.

Kendaraan yang dioperasikan di kawasan Gombel baik yang menanjak atau turun di Bukit Gombel harus dipastikan salam kondisi prima. Jika akan naik harus dipastikan mesin kendaraan baik.

Sebaliknya, jika menurun dari arah Banyumanik dan Ungaran atau lainnya paling tidak kondisi rem harus baik dan bisa dioperasikan dengan optimal.(helmi)

Foto, doks, ilustrasi

loading...