Angkasa Pura 2

2 Fix Crane di Pelabuhan Merauke Dapat Kurangi Antrean Kapal

DermagaSelasa, 20 Februari 2018
IMG-20180220-WA0003-600x400

MAKASSAR (BeritaTrans.com)-
PT Pelabuhan Indonesia IV mendatangkan 2 unit alat bongkar muat Fix Crane, yang ditempatkan di Pelabuhan Merauke. Alat bongkar muat ini akan dioperasikan pada minggu kedua bulan Maret 2018.

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan PT Pelindo IV Farid Padang, Selasa (20/2/2018) mengatakan dengan kedatangan 2 unit Fix Crane, diharapkan sirkulasi barang yang keluar dan masuk melalui Pelabuhan Merauke menjadi lebih cepat.

“Selama ini, Pelabuhan Merauke hanya mengandalkan crane kapal untuk melakukan bongkar muat barang.

“Pemasangan 2 unit fix crane di Pelabuhan Merauke diharapkan menjadikan produktivitas bongkar muat lebih tinggi sehingga waktu tunggu kapal juga menjadi lebih cepat,” kata Farid.

Dia menuturkan, selama ini antrian kapal di Pelabuhan Merauke mencapai 3 – 4 hari. “Dengan 2 alat baru tersebut, diharapkan waktu bongkar muat bisa 1 hari, sehingga kapal bisa lebih cepat keluar dari area pelabuhan”, tuturnya.

Menurutnya, dengan adanya 2 unit alat fix crane tersebut, Merauke akan segera memproses peningkatan status pelabuhan dari konvensional menjadi terminal petikemas.

General Manager PT Pelindo IV Cabang Merauke, Ayub Rizal menambahkan selama ini produktivitas bongkar muat dengan crane kapal mencapai 8 hingga 12 box per jam. “Dengan fix crane, produktivitas bongkar muat barang dari atas kapal akan menjadi 24 box per jam, atau bahkan bisa lebih,” ujarnya.

Sementara itu, Pelabuhan Merauke yang terletak di Provinsi Papua ini memiliki lapangan penumpukan seluas 2 hektare, dengan trafik mencapai 30.000 TEUs per tahun.

Ayub berharap, dengan lancarnya sirkulasi barang yang dibongkar menggunakan dua alat fix crane yang baru saja didatangkan, akan memicu peningkatan trafik di lapangan penumpukan yang ada.

Sejauh ini lanjutnya, setiap minggu Pelabuhan Merauke selalu kedatangan 2 kapal yang mengangkut barang berupa sembako dan barang kebutuhan lainnya.

Sedangkan dari Pelabuhan Merauke, kapal barang tersebut akan mengangkut beras untuk dikirim ke provinsi lainnya di Papua dan ikan beku yang dilabuhkan ke Surabaya. (wilam)

loading...