Angkasa Pura 2

Inilah Program Insentif Angkasa Pura I untuk Maskapai

Bandara KokpitRabu, 21 Februari 2018
IMG_20180221_101049

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pada tahun ini PT Angkasa Pura I akan melakukan beberapa program-program menarik yang ditujukan bagi maskapai.

Diantaranya adalah program insentif bagi maskapai berupa pembebasan biaya pendaratan (landing fee) bagi rute atau penerbangan baru di beberapa bandara kelolaan Angkasa Pura (AP) I.

“Yakni Bandara Pattimura Ambon, Bandara Frans Kaisiepo Biak, dan Bandara El Tari Kupang selama enam bulan. Potongan 50% biaya pendaratan bagi rute atau penerbangan baru di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, SAMS Sepinggan Balikpapan, Sultan Hasanuddin Makassar, Adisutjipto Yogyakarta, Sam Ratulangi Manado, Lombok Praya, Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin selama enam bulan,” urai Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Program insentif maskapai lainnya adalah berupa pembebasan biaya promosi maskapai di bandara selama satu bulan penuh, pembebasan biaya inaugurasi pembukaan rute baru di bandara, dan insentif untuk menstimulus pertumbuhan penumpang.

Selain itu, AP I juga akan melaksanakan program pemasaran bandara dan kegiatan terkait customer relationship management.

“Diantaranya program insentif untuk maskapai, Collaborative Destination Development (CDD), serta integrated marketing campaign. Diharapkan hal ini dapat membantu maskapai dalam mengembangkan bisnisnya, khususnya dalam pembukaan rute-rute baru dan penambahan frekuensi penerbangan,” ujarnya.

Hal ini menurut Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP I Devy Suradji, merupakan cara pihaknya dalam berkontribusi memajukan industri aviasi nasional, mendorong peningkatan lalu lintas transportasi udara, mengoptimalkan kinerja bandara, sekaligus memberikan alternatif pilihan jadwal penerbangan bagi masyarakat.

“Dengan semakin eratnya kerja sama dan sinergi dengan maskapai, dapat dielaborasi potensi peluang yang bisa dikembangkan, sehingga dapat menciptakan tren baru dan value added services bagi penumpang pesawat,” tutur Devy. (omy)

loading...