Angkasa Pura 2

Gelar Sharing Knowledge, CAAIP Usulkan STIP Menjadi Universitas Maritim dan Mempunyai Program Pascasarjana

SDMKamis, 22 Februari 2018
IMG-20180222-WA0040
JAKARTA (BeritaTrans.com) –  Corps Alumni AIP/PLAP/STIP  bekerjasama dengan STIP dan PT Asuransi Central Asia melaksanakan program Sharing Knowledge mengenai Marine Insurance dari Alumni AIP Angkatan 18  Saptono Budi Santoso , Mar. Eng kepada  para alumni yang hadir sekitar 100 orang lebih, di Auditorim STIP, Jakarta,  Kamis (22/2/2018).
Acara Sharing Knowledge ini akan dilakukan secara berkesinambungan untuk menambah wawasan pengetahuan para Alumni tentang turunan dari rumpun ilmu dibidang pelayaran yang sangat luas .
Pada kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal Corps Alumni AIP/PLAP/ STIP (CAAIP) Capt. Achmad Jauhari bersama pengurus teras  lainnya  mengusulkan agar STIP dapat ditingkatkan menjadi Universitas Maritim Indonesia.
“Dengan begitu, bisa mempunyai program pascasarajana di bidang pelayaran dan rumpun ilmu turunannya dimana STIP mempunyai fasilitas yang lengkap untuk melaksanakan program pasca sarjana dengan dukungan para alumninya,” kata Capt. Ahmad Jauhari.
STIP atau dulu AIP sudah dikenal luas di dunia maritim dimana ratusan alumninya akan dihimbau bisa ikut membantu dan memperkuat pendirian program pascasarjana di STIP ini,” kata Capt. Achmad Jauhari di Jakarta.
Di beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang, Swiss, Vietnam, bahkan Malaysia sudah memiliki Universitas Maritim dan mempunyai program pascasarjana di bidang pelayanan dan rumpun ilmu turunannya.
“Sementara, STIP dengan jaringan alumni yang kuat serta berpengalaman luas justru belum mempunyai program pascasarajana. Diharapkan Pemerintah khususnya Kementerian Ristek dan Dikti dapat mendukung dan mengizinkan STIP untuk dikembangkan menjadi Universitas Maritim dgn membuka program pascasarajana di bidang pelayaran,” kata Capt. Achmad Jauhari.
Didampingi pengurus teras CAAIP  seperti Capt. Aldrin Dalimunte, Capt. Johny Lengkong , Capt Otto K.M Caloh dan lainnya, Capt. Achmad Jauhari menambahkan, pihaknya tengah menggalang kekuatan dari para alumni yang kini sukses di berbagai bidang usaha baik dalam atau luar negeri.
Alumni Bisa Ikut RPL
“Anggota CAAIP/STIP banyak dan mereka akan kita minta mendukung almamaternya untuk berkembang lebih besar lagi. Jika mungkin, mereka akan diminta ikut program RPL  ( Recognize Past Learning ) atau penyetaraan ijazahnya dgn memperhitungkan pengalaman bekerja bidang pelayaran agar dapat menjadi pengajar di program pascasarjana nanti,” papar dia.
Sementara, Sebahagian besar alumni STIP sangat mendukung pengembangan STIP menjadi Universitas Maritim sampai mempunyai program pascasajana sendiri. “STIP dengan kekuatan SDM, fasilitas diklat serta dukungan CAAIP/ STIP siap mendukung pengembangan almamaternya menjadi Univeritas Maritim itu,” kata dia.
“STIP harus dibangun dan dikembangkan menjadi perguruan tinggi pelayaran yang baik dan diakui dunia. Selama ini, CAAIP/ STIP siap mendukung sepenuhnya untuk merwujudkan cita-cita luhur tersebut,” tandas praktisi pelayaran yang lama berkarier sebagai pelaut pada berbagai perusahaan pelayaran.(helmi)