Angkasa Pura 2

Pemberlakuan Pembatasan Kendaraan Pribadi dan Angkutan Barang Dimulai 12 Maret 2018

KoridorKamis, 22 Februari 2018
IMG-20180222-WA0048

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyatakan bahwa pemberlakuan pembatasan kendaraan pribadi dan angkutan barang sumbu 3, 4, 5 di jalan tol dimulai 12 Maret 2018. Selain itu juga lajur untuk bus juga telah disiapkan.

“Sosialisasinya sudah dimulai sejak hari ini (22/2/2018) di pintu tol Bekasi Barat,” jelas Kepala BPTJ Bambang Prihartono di Jakarta.

Harapannya dengan pemberlakuan tiga kebijakan baru ini, nanti ada pergeseran 50 persen jumlah kendaraan di jalan tol di hari kerja pada pukul 06.00.09.00 WIB pada lajur Cikampek-Jakarta.

Di Bekasi Barat misalnya, untuk mendukung penerapan ganjil genap di pintu tol, BPTJ kata Bambang telah menyiapkan tiga mal dan satu stadion untuk park & ride pengguna kendaraan pribadi.

“Bus PPD siap mendukung hingga 60 bus sebagai angkutan Transjabodetabek yang akan mengantar warga Bekasi ke Jakarta,” kata Bambang Pri.

Direktur Lalu Lintas BPTJ Carlo Manik menambahkan bahwa di pintu tol Bekasi Barat sedikitnya sebanyak 4.400 kendaraan pribadi. Dengan adanya pemberlakuan ganjil genap di pintu tol maka diprediksi akan berkurang jumlah kendaraan hingga 50 persen.

“Untuk awal pemberlakuan ganjil genap kendaraan pribadi di dua pintu tol yakni Bekasi Barat dan Bekasi Timur,” tutur Carlo.

Dipilihnya dua pintu tol itu, kata Bambang Pri, mengingat volume kendaraan di dua ruas tersebut sangat tinggi. (omy)