Angkasa Pura 2

Mobil Pribadi Dibatasi, PPD Siap Tambah Bus Transjabodetabek Premium dari Bekasi Jadi 28 Unit

Koridor OtomotifSabtu, 24 Februari 2018
images

images-1 JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen Perum PPD siap mendukung program Pemerintah melalui BPTJ untuk menekan kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek  serta pembatasan kendaraan pribadi melalui mekanisme ganjil-genap setiap pagi hari.

“Perum PPD akan menambah jumlah armada bus Transjabodetabek Premium dari Bekasi sebagai altenatif pengguna mobil pribadi yang dibatasi operasinya,” kata VP Operasi Perum PPD  Arief Praptanto menjadi BeritaTrans.com  di  Jakarta, kemarin.

Kementerian Perhubungan (Kemhub) melalui BPTJ akan memberlakukan pembatasan operasional mobil pribadi di ruas tol Jakarta-Cikampek dengan mekanisme nopol ganjil-genap pada jam 06.00-09.00. Sesuai rencana, kebijakan pembatasan mobil pribadi di ruas tol ini akan dimulai awal Maret 2018 mendatang.

Sebagai alternatifnya,  pengguna mobil pribadi diminta naik  angkutan umum yang ada, yaitu Transjabodetabek Premium. Atau pengguna mobil pribadi harus melintas  di ruas jalan arteri jika akan bepergian ke Jakarta. Walau diakui  kondisi akan semakin macet.

Menurut Arief, pihaknya akan menambah masing-masing 10 unit bus Transjabodetabek Premium di dua trayek yang dilayani PPD.

“Dengan tambahan armada bus kelas premium itu, diharapkan bisa melayani warga Bekasi dan sekitarnya menuju Jakarta di pagi hari,” jelas pejabat BUMN itu.

Dikatakan Arief, PPD melayani dua trayek Transjabodetabek Premium dari  Mega Mall Bakasi  ke Senayan City dengan  5 unit bus kelas premium. Sedang satu  trayek lainnya dari Grand Dhika Bekasi Timur ke Grand Paragon Jakarta Barat dengan 3 unit bus.

“Kemarin BPTJ minta tambahan masing-masing trayek 15 unit bus baru. Namun PPD melalui Pak Dirut (Pande Putu Yasa) menyanggupi dan sudah siap menambah armada masing-masing 10 unit bus tiap trayek. Jadi, totalnya  akan ada 28 bus Transjabodetabek Premium dari Bekasi,” tukas Arief.

Namun begitu,  papar dia, manajemen PPD tak akan tinggal diam. “Jika permintaan dan respon konsumen lebih terutama dari  Bekasi, pihaknya akan siap menambah bus. Bus kelas premium yang sesuai dengan spesifikasi  BPTJ harus dimodifikasi dulu,” kilah Arief.

Yang pasti, tambah Arief, manajemen PPD sebagai BUMN siap mendukung dan menyukseskan program pemerintah menekan kemacetan  sekaligus meningkatkan share angkutan umum khususnya di Jabodetabek.(helmi)