Angkasa Pura 2

Pelindo II Mulai Bayar Ganti Rugi Lahan untuk Pembangunan Terminal Kijing

DermagaSabtu, 24 Februari 2018
IMG-20180223-WA0013-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com)
- Pelindo II mulai melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Terminal Kijing yang berlokasi di Desa Sungai Bundung Laut dan Desa Sungai Kunyit Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Pembayaran ganti rugi tahap pertama dilaksanakan Jumat, (23/2/2018) terhadap lahan seluas sekitar 14 hektar meliputi 65 bidang tanah berikut bangunan di atasnya serta terdapat beberapa asset pemerintah yang akan dilakukan relokasi.

Pelindo II segera memulai proses pembangunan infrastruktur Terminal Kijing setelah proses pembebasan lahan selesai dilaksanakan yang diperkirakan triwulan I 2018.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah, BPN serta masyarakat setempat sehingga proses pembangunan terminal Kijing ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Dirut Pelindo II, Elvyn G Masassya, kemarin.

Elvyn yakin kehadiran Terminal Kijing yang didukung Kawasan Ekonomi Khusus dapat mendorong pengembangan ekonomi daerah seperti industri di Kalimantan Barat sehingga berdampak positif pada peningkatan ekonomi daerah dan masyarakat.

Dia mengatakan Terminal Kijing dibangun sebagai pengembangan Pelabuhan Pontianak yang sudah sangat padat.

Pelabuhan Pontianak yang merupakan pelabuhan sungai terletak di tengah kota Pontianak sudah sangat padat sehingga sulit melakukan pengembangan sisi darat ditambah dengan posisi sebagai pelabuhan sungai dengan draft dangkal tidak mampu mengakomodir kapal-kapal besar.

Untuk itu Pelindo II mengembangkan Terminal Kijing. Terminal baru ini berlokasi di sisi laut sehingga dapat mengakomodir serta melayani kapal-kapal besar.

Diharapkan, tambah Elvyn, Kijing dapat berdampak pada peningkatan perekonomian Kalimantan Barat melalui masuknya investor-investor di sektor industri perkebunan, pertambangan maupun sektor lainnya.

Terminal Kijing, Kalimantan Barat yang merupakan pengembangan Pelabuhan Pontianak ini pembangunannya direncanakan dikerjakan melalui 2 tahap meliputi pembangunan 4 terminal yakni Terminal Petikemas, Terminal Multi Purpose, Terminal Curah Cair dan Terminal Curah Kering.

Terminal ini di proyeksikan akan dapat menampung kapasitas kurang lebih 1 juta TEUs petikemas, 8 juta ton CPO serta 15 juta ton curah kering.

(wilam)