Angkasa Pura 2

Pertamina Umumkan Kenaikan Beberapa Harga BBM Nonsubsidi

Energi Koridor OtomotifSabtu, 24 Februari 2018
SPBU Pertamax

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Pertamina (Persero) secara resmi mengumumkan kenaikkan harga jual beberapa  bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan lain sebagainya.

Kenaikan harga BBM khusus tersebut mulai berlaku Sabtu tanggal 24 Februari 2018. Harga BBM tersebut disesuaikan dengan  dinamika dan kenaikan harga minyak dunia.

Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax kini dijual Rp 8.900 per liter atau naik dari harga tanggal 20 Januari 2018, yaitu Rp 8.600 per liter. Tak hanya itu, Pertamax Turbo juga naik dari sebelumnya Rp 9.600 per liter menjadi Rp 10.100 per liter.

Kenaikan juga terjadi di produk BBM Dexlite yang sebelumnya Rp 7.500 per liter menjadi Rp 8.100 per liter. Sedangkan untuk Pertamina Dex dari sebelumnya Rp 9.250 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.

“Memang benar, dan dafatar harganya resmi sudah kita upload di website Pertamina,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito pada  pers di Jakarta,  Sabtu (24/2/2018).

Untuk daftar harga terbaru, bisa mengunjungi : http://www.pertamina.com/id/news-room/announcement/daftar-harga-bbk-tmt-24-februari-2018.

IMG-20180224-WA0010

Tak hanya di Jakarta, di provinsi lain harga BBM nonsubsidi juga mengalami kenaikan. Seperti di DI Yogyakarta, harga Pertamax yang sebelumnya Rp 8.600 per liter menjadi Rp 8.900 per liter. Untuk Pertamax Turbo dari sebelumnya Rp 9.650 per liter menjadi Rp 10.150 per liter.

Sedangkan untuk jenis Solar, Pertamina di DIY menjual Dexlite seharga Rp 8.100 per liter dari sebelumnya Rp 7.500 per liter. Sedangkan untuk Pertamina Dex dibanderol seharga Rp 10.100 per liter dari sebelumnya Rp 9.350 per liter.

Untuk BBM jenis Dexlite, kini dijual dengan harga Rp 8.100 per liter dari sebelumnya Rp 7.500 per liter. Sedangkan untuk jenis Pertamina Dex mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 9.350 per liter menjadi Rp 9.600 per liter.

Namun begitu, harga jual BBM nonsubsidi Pertamina jika dibandingkan dengan BBM  serupa dan produsen lain di Tanah Air masih lebih murah. Artinya, BUMN Migas Indonesia bisa bekerja lebih baik dan efisien. helmi)

loading...