Angkasa Pura 2

Tinjau Losari, Menhub: Dua Langkah Perlu Diambil Kemhub Atasi Banjir dan Longsor

Emplasemen KoridorSenin, 26 Februari 2018
image3

LOSARI (BeritaTrans.com) -   Sedikitnya ada dua langkah yang perlu diambil Kementerian Perhubungan (Kemhub) dalam menghadapi bencana banjir serta longsor yang menganggu aktivitas pelayanan transportasi di Tanah Air. Mereka itu diantaranya berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan melakukan penguatan konstruksi atau peninggian pada daerah yang rendah.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai  meninjau lokasi banjir pada jalur kereta api di Losari,  Brebes, Minggu (25/2/2018).

“Pertama kami akan koordinasi dengan Kementerian PUPR. Kementerian Perhubungan serta Pemda Provinsi Jawa Barat untuk melihat dan melakukan pengamatan secara detail terkait bencana ini. Kedua kami akan melakukan penguatan konstruksi ataupun peninggian di wilayah atau di daerah yang rendah,” kata Menhub lagi.

Menurut laporan yang diterima banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan terjadi longsoran di lereng Gunung Ciremai.

“Memang curah hujan cenderung tinggi tercatat 236 ml. Tapi laporan dari Kuningan di lereng Gunung Ciremai terdapat longsoran dan mengakibatkan bentuk sungai tidak normal lagi, kemudian ada pintu-pintu air yang tidak berfungsi dengan baik sehingga limpahan air lebih banyak dan cepat,” urai Menhub.

image1

Perjalanan KA  Normal

Namun Menhub memastikan perjalanan kereta api yang sempat terganggu saat ini sudah kembali normal. Masyarakat pengguna jasa KA tak perlu risau karena layanan  sudah normal.

“Saat ini kecepatan kereta turun menjadi 40Km/Jam tetapi secara keseluruhan perjalanan kereta api sudah kembali normal. Menurut pengamatan selama 10 tahun daerah ini belum pernah terjadi banjir,” ujar Menhub.

Menhub menambahkan, Ia juga telah menugaskan Dirjen Perkeretaapian untuk melakukan pencegahan kejadian ini di wilayah lain dengan pengecekkan.

“Saya menugaskan Dirjen Perkeretaapian untuk menginventaris tempat lain yang signifikan terjadi agar dilakukan pencegahan di awal. Kita akan lakukan upaya preventif dari pada seperti sekarang pelayanan transportasi akan terganggu,” tandas Menhub.(helmi)