Angkasa Pura 2

Organda Siap Dukung Operasikan Kendaraan Multiexel dan Anti ODOL

Koridor OtomotifSabtu, 3 Maret 2018
IMG-20180302-WA0010

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ketua DPP Organda Ivan Kamadjaja mendukung program Pemerintah untuk peremajaan angkutan umum barang termasuk untuk beralih dengan kendaraan multiexel dan anti ODOL (overdomensi dan oveload).

“Kendaraan  multiexel dinilai cukup bagus dan bisa menekan tingkat kerusakan jalan. Hal itu bisa terjadi karena beban kendaraan dan barang muatannya terdistribusi ke beberapa sumbu yang ada,” kata Ivan saat dikonfirmasi BeritaTrans.com usai diskusi bersama Dirjen Hubdat san assosiasi di Jakarta, kemarin.

Untuk investasi ke depan, lanjut dia, kita pelaku usaha siap membeli kendaraan dengan spesifikasi multiexel. “Tapi  untuk saat ini kendaraan yang ada dengan spesifikasi lama  tetap diizinkan beroperasi. Sambil jalan, pelaku usaha akan investasi dan membeli kendaraan multiexel tersebut,” jelas Ivan

Pengusaha angkutan  anggota Organda siap mendukung dan menyukseskan program pemerintah untuk membeli dan mengoperasikan kendaraan multiexel. “Beri kesempatan pengusaha untuk bernafas dan menabung sampai bisa membeli kendaraan  miltiexel,” papar Ivan.

Data yang dihimpun BeritaTrans.com, untuk membeli mobil baru dengan spesifikasi multiexel butuh biaya sampai Rp1 miliar lebih. “Itu dana cukup besar dan belum semua anggota Organda dan Aptrindo bisa membelinya saat ini,” lilah Ivan.

Anti ODOL

Seperti diketahui, dalam FGD antara Dirjen Hubdat dengan  asosiasi di Jakarta, kemarin disepakati untuk menggunakan kendaraan multiexel, anti ODOL  sekaligus deklarasi bersama menentang dan menghindari ODOL.

Sebelumnya, Dirjen Hubdat  Budi Setiyadi mengimbau   seluruh pelaku usaha tertib hukum dan taat aturan lalu lintas termasuk menghindari ODOL.

“Kemhub bersama Polri terus melakuka operasi penertiban ODOL. Hasilnyav
 mulai terasa  dan akan semakin baik jika pengguna jasa baik pemilik   barang atau kendaraan tidak melanggar ODOL,”  tandas Budi Setiyadi.(helmi)