Angkasa Pura 2

Taruni STTD  Magang,  Syifa: Mulai Layani Masyatakat Sampai Menyambut Menhub di Terminal Pulogebang

SDMSenin, 5 Maret 2018
IMG-20180304-WA0020

IMG-20180305-WA0003

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Magang kerja bagi taruna-taruni STTD Bekasi merupakan pengalaman berharga. Mereka bisa belajar dan bekerja sekaligus  mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang dipelajari  di kampus

Hal itulah yang dirasakan Syifa Sevila Alvi Nafisah. Taruni tungkat lll dari Prodi D-III LLAJ itu tengah menjalani magang kerja di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.

Selama magang di terminal terbesar di Jakarta  itu,  banyak tugas, ilmu dan pengalaman baru yang ia peroleh. Ia pernah diugaskan di bagian operasional, control room, bahkan pelayanana dan pengaduan konsumen atau masyarakat harus ia jalani.

Putri cantik asal Bantar Gebang, Kota Bekasi itu pun menjalani tugas-tugas yang diberikan dengan sepenuh hati. Apapun tugasnya diterima  dan dijalani dengan enjoy saja.

“Jadi, kita bekerja tidak stress dan selesai dengan baik. Paling tidak, bukan menjadi beban yang terlalu memberatkan,” cetus Syifa dalam perbincangan dengan BeritaTrans.com disela-sela kunjungan Menhub Budi  Karya Sumadi di Terminal Pulogebang, Jakarta, Minggu (4/3/2018).

Bagi Syifa, menjadi ahli transportasi darat sudah  ia  cita-citakan. Dengan berbagai pertimbangan,  iapun bisa lolos dan menjadi taruni STTD Bekasi. “Kebetulan kampus tak jauh dari rumah, yaitu Bantar Gebang, Kota Bekasi,” kata dia.

Sejak taruna tingkat l bahkan sebelum menjadi taruni STTD Bekasi, Syifa ingin belajar dan bekerja dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, kesempatan belajar di STTD  akan dimanfaatkan sebaik mungkin.

Diakui Syifa, ia memang sendirian mahang kerja di Terminal Pulogebang. Tapi bukan berarti sendirian. “Banyak senior bahkan para pejabat adalah senior dan alumni di STTD,” kisah taruni berkerudung kelahiran tahun 1997 itu lagi.

“Justru selama magang di Terminal Pulogebang ini,  kita ditantang untuk bisa bekerja yang terbaik dan membangun jaringan serta perkawanan yang bai dan dengan banyak orang,” aku Syifa.

IMG-20180304-WA0021

Masyarakat Sampai Bertemu Menhub

Banyak suka duka dialami selama magang di Terminal Pulogebang. Sejak  masih PKL di Dishub,  Kalimantan Selatan di Banjarmasin kita sebagai taruni harus bekerja dan mengabdi  dengan baik.

“Saat itu tugas di bagian pelayanan dan pengaduan masyarakat, kita harus benar-benar peka dan peduli. Sering kali kita melayani masyarakat termasuk dari daerah yang baru pertama kali  ke Jakarta dan masuk Terminal Pulogebang dengan segala permasalahannya,” terang Syifa.

Namun pada kesempatan lain, sebagai taruni magang sering diperbantukan untuk ikut mempersiapkan dan  menyambut tamu-tamu VIP seperti Menhub Budi Karya Sumadi dan Dirjen Hubat Budi Karya atau Kepala BPTJ Bambang Prihartono dan lainnya.

Sebagai taruni magang, aku Syifa senang bisa bertemu dan menyambut kedatangan para tamu VIP tersebut. “Selain harus bekerja  dengan baik,  kita dituntut bisa banyak belajar dan menimba pengalaman langsung  dari orang-orang pertama,” urai dia.

“Tidak semua taruna-taruni PKL atau magang bisa bertemua dan belajar langsung dari para pejabat yang berwenang di bidang transportasi darat tersebut,” tutur Syifa.

Oleh karena itu, Syifa mengaku akan banyak bergaul dan belajar pada para ai transportasi tersebut. “Selanjutnya bagaimana mengaplikasikan ilmu dan pengalaman tesebut dalam kehidupan bak di kampus STTD atau tempat kerja serta di masyarakat  kelak,” tandas Syifa.(helmi)