Angkasa Pura 2

Fadhila ND, Taruni STTD Anggota Tim Medsos Menhub Budi Karya Sumadi

SDM Telekomunikasi & PosSelasa, 6 Maret 2018
IMG-20180305-WA0009

IMG-20180305-WA0011

JAKARTA (BeritaTrans.com) -  Tim media sosial (medos) Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi terdiri  dari lima orang, termasuk dua taruna BPSDMP. Mereka  itu adalah Fadhila DP,  angkatan 37 dan Santiago dari STIP Jakarta

Sedang tiga orang lainya adalah Noni, pramugaru Garuda lndonesia,  Yudjanto dosen atau pegawai dan Mifdhal, staf Biro Komunikasi Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Mereka itulah tin medsos yang selalu mengikuti kegiatan Menhub Budi Karya Sumadi termasuk kunjungan ke berbagai daerah. Selanjutnya mereka pula langsung mengunggah ke medsos agar diketahui masyarakat luas bahkan ke dunia.

Fadhila, taruni STTD Bekasi dalam perbincangan dengan BeritaTrans.com di Jakarta, Senin (5/3/2018) malam mengatakan, setiap lima pekan sekali ikut kunjungan dan aktivitas Menhub Budi Karya. “Jadi,  kita pun ikut dalam satu penerbangan helikopter bersama Menhub,”  jelas Fadhila.

“Bangga bisa ikut kegiatan Menhub. Selaon itu bisa bertemua dan belajar dengan banyak tokoh dan komponen masyarakat yang lebih luas. Selain itu juga selalu up date dengan isu-isu terkini di bidang transportasi,” papar Fadhila lagi.

IMG-20180305-WA0012

Dialog dengan Tokoh Daerah

Selama mengikuti kegiatan Menhub, menurut dia,  kita banyak bergaul, berdialog sekaligus  belajar dengan banyak pihak. Termasuk pada tokoh daerah  yang banyak mewarnai blantikan politik nasional.

Saat kunjungan  ke Bandung  misalnya, menurut Fadhila, bukan hanya mengikuti kegiatan Menhub. “Saat itu, kita bertemu dan ikut dialog dengan Walikota Bandung Ridwan Kamil (Kang Emil)  yang juga Cagub Jawa Barat,” terang Fadhila lagi.

IMG-20180305-WA0013

Selain itu, tambah dia, sebagai anggota tim medsos Menhub kita selalu berkomunikasi dan berdialog tukar informasi mengenai berbagai hal terutama berkaitan dengan kegiatan Menhub Budi Karya Sumadi.

“Sebagai anggota tim medsos, kita mendapatkan tugas tambahan, makin sibuk disela-sela kegiatan belajar di kampus.  Tapi melalui tim ini saya banyak belajar, menimba pengalaman. Yang pasti, tidak semua orang atau taruna bisa masuk tim dan mengikuti kegiatan seorang menteri,” tandas Fadhila.(helmi)

loading...