Angkasa Pura 2

Jasa Marga: 8.000 Kendaraan Diproyeksikan Terdampak Kebijakan Ganjil-Genap

Koridor OtomotifKamis, 8 Maret 2018
IMG-20180308-WA0028

BEKASI (BeritaTrans.com) – GM Jasa Marga Jakart Cikampek Radi Arutman mengatakan, sekitar  8.000 unit kendaraan akan  terdampak dari kebijakan pembatasan kendaraan pribadi dengan skema ganjil-genap.

“Sekitar 8.000 kendaraan pribadi akan terdampak pembatasan ini, khususnta dari pintu tol Bekasi Timur dan Bekasi Barat setiap hari,” kata Radi di Bekasi, Kamis (8/3/2018).

Menurut dia, mereka itulah yang perlu dicarikan solusinya. Mereka dialihkan untuk naik angkutan  umum, seperti Transjabodetabek Premium atau angkutan umum reguler lainnya. Atau, mereka bisa melalui jalur arteri Kalimalang, atau ruas jalan lainnya.

Yang pasti,  jelas Radi, pihak Jasa Marga siap mendukung sepenuhnya kebijakan pembatasan kendaraan pribadi di tol Jakart-Cikampek ini.  Memang sudah saatnya mengatur penggunaan mobil pribadi di ruas   tol Jakarta-Cikampek.

“Vicy ratio (kepadatan) jalan tol di Jakarta  termasuk Jakarta Cikampek sudah mencapai 1 bahkan ada ruas tertentu mencapai 2,” sebut Radi.

“Jasa Marga sudah membangun Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU), akan menurubkan personel di lintu tol serta memasang spanduk dan pengumuman pemberlakukan pembatasan kendaraan priabadi di setiap pintu tol dari Cawang sampai Karawang, bahkan Cikampek,” terang Radi.

Dengan persiapan yang optimal serta sinergi semua pihak terkait,  tambah  Radi, pihaknya optimis kebijakan pembatasan kendaraaan pribadi akan lancar tanpa masalah yang berarti.(helmi)