Angkasa Pura 2

Kakorlantas Polri Usul Pemerintah Subsidi Transportasi Massal

Aksi Polisi KoridorSenin, 12 Maret 2018
IMG-20180312-WA0007

KRL_Jabodetabek

BEKASI (BeritaTrans.com) – Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan dengan adanya ganjil genap, mendorong masyarakat untuk aktif menggunakan transportasi umum khususya di wilayah Jabodetabek.

“Sementara pihak pemerintah yang juga perlu memberikan insentif agar transportasi massal bisa lebih terjangkau oleh semua kalangan,” kata Royke di Bekasi Senin, (12/3/2018).

“Di luar negeri itu ada active Transportation (transportasi sehat merakyat), yang utama angkutan umum harus diberikan subsidi insentif,” ucap Royke lagi.

Sementara, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, ketika masyarakat sudah mau menggunakan transportasi massal. Makanya, mereka harus dibuat nyaman dan tidak diusik dengan massalah seperti mengenai harga hingga jalur.

“Ini LRT, MRT, dan BRT itu solusi jangka panjang. Tapi tidak boleh memberatkan masyarakat,” jelas Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu.

Selain itu perusahaan transportasi, papar Menhub, juga diminta untuk mendengarkan masukan-masukan dari masyarakat. Sehingga masyarakat semakin nyaman dalam menggunakan transportasi massal.

“Banyak komplain pulangnya gimana. Nah ini harus kita lakukan sesuatu agar. Apakah tarifnya atau okupansinya atau karena tujuannya Senayan itu salah. Kan bisa saja pengguna maunya menuju Thamrin,” tandas Menhub Budi Karya lagi.(helmi)

loading...