Angkasa Pura 2

Tim Poltekpel Surabaya Perkenalkan KL Bung Tomo Pada Santri Ponpes Darut Taqwa

SDMSenin, 12 Maret 2018
uploadsatu-2

SURABAYA (BeritaTrans.com) – Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darut Taqwa, Surabaya Jawa Timur  berkunjung ke KL Bung Tomo,  milik Politeknik Pelayaran Surabaya (Poltekpel) Surabaya.

Kedatangan para santri, Senin (12/3/2018) disambut antusias seluruh kru KL Bung Tomo. Mengawali kegiatan ini Nahkoda KL Bung Tomo, Capt. Tri Mulyatno memberikan briefing mengenai hal yang harus diperhatikan saat berkeliling kapal.

“Salah satunya dengan  menggunakan helm dan sepatu sesuai standard keselamatan kerja di kapal,” pesan nakhoda di depan 27 santri Ponpes Darur Taqwa itu.

“Kapal Latih Bung Tomo merupakan salah satu fasilitas belajar bagi para taruna di Poltekpel Surabaya. Jika nanti adik-adik telah menjadi taruna dan telah menyelesaikan pendidikan pada semester 4 maka dapat menggunakan KL Bung Tomo ini untuk praktek berlayar pada semester 5 dan 6,”  ungkap Capt. Tri.

Sedikinya 27 santri  Ponsep Darut Taqwa didampingi  Kasubdiv Kerjasama, M. Darwis, Perwira Batalyon Pusat Pembangunan Karakter, Eko Prayitno, Sekretaris Jurusan Teknika, Dirhamsyah.  Beberapa taruna serta pengasuh taruna Poltekpel Surabaya ikut berkunjung dan melihat langsung  KL Bung Tomo.

Selanjutnya,  tim Poltekpel Surabaya menampilkan profil tentang Kampus Poltekpel Surabaya dan video tentang Kapal Latih saat Sea Trial. Para santripun terlihat antusias dan ingin segera untuk mengelilingi kapal latih untuk dapat melihat lebih banyak bagian kapal yang lain.

Pada kesempatan ini Tri  menjelaskan kepada para santri tentang profil Kapal Latih Bung Tomo, “Kapal Latih ini diawaki oleh 20 Anak Buah Kapal, 10 instruktur, 100 taruna, dan dapat menampung 100 penumpang”, jelas Capt. Tri.

Tri juga menambahkan bahwa para taruna akan melaksanakan praktek berlayar selama 12 bulan. 

Setelah para santri menyimak video profil dan video sea trial KL Bung Tomo. Mereka pun berkeliling kapal latih dengan dipandu oleh para perwira KL Bung Tomo. Para santri diarahkan untuk menjelajahi bagian-bagian dari kapal latih tersebut yaitu bagian deck maupun engine kapal latih.(helmi)