Angkasa Pura 2

Ini Dia Kesibukan di Pelabuhan Kendawangan

DermagaSelasa, 13 Maret 2018
IMG-20180313-WA0039

KETAPANG (BeritaTrans.com) – Pelabuhan Kendawangan, Ketapang, Kalimantan Barat merupakan pelabuhan Pengumpul yang memiliki kedalaman alur 3,8 mLWS dan dapat disandari kapal berukuran 1.000 DWT.

“Saat ini menjadi gerbang selatan ke wilayah Provinsi Kalimantan Barat,” Kepala Kantor UPP Kelas III Kendawangan, Capt. Herbert E.P Marpaung di Kendawangan, Selasa (13/3/2018).

Pelabuhan yang dipadati aktivitas pelayaran tersebut, yang juga ramai dengan komoditas berupa CPO, bauksit dan smelter alumina.

“Terminal khusus untuk komoditas tersebut menyerap lapangan kerja sampai ribuan orang dan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kab. Ketapang yg cukup besar,” kata Capt. Herbert.

Adapun total Terminal Khusus yang beroperasi di wilayah kerja UPP Kendawangan sebanyak 13 Terminal dengan kunjungan kapal rata- rata sekitar 200-an kapal perbulannya.

“Kunjungan kapal asing ukuran GT terbesar 93.000-an dan rata-rata mencapai 3-5 per bulannya. Kecenderungan kunjungan kapal akan meningkat mengingat adanya rencana pembangunan tersus-tersus baru,” kata Capt. Herbert.

Seperti diketahui, Pelabuhan Kendawangan saat ini memiliki fasilitas pelabuhan: dermaga (164×8) m2, trestle I (87×5) m2, trestle II (94×5) m2, terminal penumpang 300 m2, gudang (15×40) m2, lapangan penumpukan I (45×35) m2 dan lapangan penumpukan II (37.5×31.5) m2.

Kapal-kapal di Pelabuhan Kendawangan dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai sarana transportasi ke pulau Jawa dengan rute Ketapang – Semarang yang tentunya berdampak ke perekonomian Kecamatan Kendawangan.

“Pelabuhan Kendawangan juga merupakan pelabuhan yang disinggahi kapal perintis KM. Bandanaira yang mengangkut penumpang dan barang,” pungkas Capt. Herbert.(omy)