Angkasa Pura 2

Ini Momentum untuk Merevitalisasi Angkutan Umum di Indonesia

Koridor SDMSelasa, 13 Maret 2018
Penataan Ulang Bus Besar

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kebijakan ganjil-genap dan upaya lain untuk menekan kemacetan lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya harus menjadi momentum untuk memperbaiki dan merevitalisasi angkutan umum di Indonesia khususnya Jabodetabek. Kondisi angkutan umum di Tanah Air dalam keadaan memperihatikankan.

“Tranportasi umum harus dibangun dengan baik, dan itu menjadi tupoksi Pemerintah,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Selasa (1/3/2018).

Ke depan, lanjut dia, dengan membangun transportasi umum atau publik yan baik masyarakat bisa mendapatkan transportasi murah. “Jadi, bukan dari taksi atau ojek online. Akan tetapi, masyarakat menggunakan layanan angkutan umum yang baik dan disubsidi,” jelas Djoko yang juga akademisi senior itu.

Dalam pasal 138 & 139 UU LLAJ, menurut Djoko, Pemerintah bertanggungjawab atas penyelenggaraan angkutan umum (pasal 138 ayat 2).

“Pemerintah/ pemda wajib menjamin tersedianya angkutan umum untuk jasa angkutan orang dan/barang antarkota antarprovinsi, lintas batas negara, antarkota dalam provinsi, dan dalam wilayah kabupaten/kota,” kuti Djoko.

Oleh sebab itu, tambah Djoko, perlu dilakukan revitalisasi angkutan umum dengan memberikan subsidi operasional. “Ini amanat UU dan Pemerintah harus menjalankannya,” tandas Djoko.(helmi)

loading...