Angkasa Pura 2

Lalin di Tol Lancar, Bambang Pri: Bekasi-Cawang Bisa Ditempuh 47 Menit

KoridorSelasa, 13 Maret 2018
Menhub Bambang Pri

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Badan Pengelola Transportasi  Jabodetabek (BPTJ) memastikan untuk hari ini jalur bus sudah steril. Dengan begitu,  kendaraan  umum bisa melaju dengan cepat dam lancar sesuai rencana.

“Jalur bus untuk di tol kemarin masih belum steril. Namun dipastikan hari ini sudah steril,” kata Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat dihubungi BeritaTrans.com di Jakarta,  Selasa (13/3/2018).

Data yang dilaporkan menyebutkan, waktu perjalanan  dari Bekasi ke Cawang bisa ditempuh 47 menit  dari sebelumnya sampai 1.5 jam. “Artinya ada peningkatan kecepatan yang cukup signifikan di tol  dari Bekasi ke Jakarta,” kata Bambang Pri, sapaan akrab dia.

Beberapa pengguna jalan dati Cikarang dan Bekasi juga menghubungi saya dan menyampaikan perjalanan dari Cikarang dan Bekasi ke Jakarta makin cepat dan lancar. 

“Itu  fenomena bagus dan juga  kita harapkan. Arus lalu lintas lancar  dan kecepatan kendaraan di tol makin tinggi,” papar Bambang Pri.

Pantauan melalui googlemaps, menurut Bambang Pri, baik di ruas tol dari Bekasi menuju Jakarta serta ruas  jalan arteri Kalimalang juga hijau.

“Artinya arus lalu lintas lancar dan tidak ada kemacetan yang berarti,” kilah dia meski belum bisa menyebutkan angkanya secara pasti.

Pergeseran Perjalanan

Bambang Pri  juga menyebut adanya pergeseran perjalanan orang menjadi di bawah pukul 06.00 WIB. “Dari Jasa Marga menunjukkan peningkatan (pergerakan) lebih dari 50 persen jam 5-6 pagi. Which is bagus, mengurangi beban,” kata Bambang.

Ini bagus, menurut Bambang Pri,  karena ada pergeseran beban kepadatan lalu lintas perjalanan menuju Jakarta. “Untuk menghindari pembatasan ganjil-genap, mereka berangkat lebih awal. Jadi kemacetan tidak terpusat di antara jam 06.00 sampai 09.00,” terang dia.

Upaya ini juga dikatakannya dilengkapi dengan keberadaan Tim Operasi Green Line yang juga bekerja mulai kemarin. Mereka mendirikan posko yang disiagakan untuk menerima aduan dan masukan masyarakat.

“Posko kami ada di depan Mega City (Bekasi). Posko itu untuk melayani masukan dari masyarakat sekecil apa pun, kami akan respons. Sesuai tujuan awal kami akan berusaha memberi solusi tidak hanya masalah transportasi, tapi juga bagaimana memberikan transportasi yang andal, aman, dan nyaman,” pungkas Bambang Pri.(helmi)