Angkasa Pura 2

KM. Sirimau Tiba Di Saumlaki dari Merauke Untuk Suplai Beras Warga

Dermaga Ekonomi & BisnisSabtu, 17 Maret 2018
images

IMG-20180317-WA0009

JAKARTA (BeritaTrans.com) – KM. Sirimau, milik PT Pelni sudah datang di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) Provinsi Maluku yang membawa beras dari Merauke, Papua. Daerah Kepulauan Maluku itu sempat terjadi kekurangan stok beras beberapa waktu silam.

“Kapal sandar pukul 18.00 dan mulai bongkar beras sejak pukul 18.30 selesai pukul 20.30 WIT,” kata Corporate Sectetary PT. Pelni (Persero) Ridwan Mandaliko dengan menguitp laporan Kacab Pelni Saumlaki Obed Manuhuwa Sabtu (17/3/2018).

“Dalam 2 jam pembongakaran 15 ton beras selesai. Beras dikirim di gudang yang telah disiapkan PT. Kalwedo Kidabela, BUMD yang telah bekerjasama dengan PT. Sarana Bandar Indotrading, anak perusahaan PT. SBN,” tutur
Ridwan lagi.

Dia menyebutkan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) Provinsi Maluku sempat kekurangan stok beras. Harga eceran naik dari Rp12.000 menjadi Rp16.000 per kg. Kenaikan harga beras karena stok menipis, sejak Januari hingga Maret 2018, belum ada kapal Tol Laut masuk Saumlaki.

“Kelangkaan beras dapat disuplai PT. Pelni dan anak perusahaannya PT. Sarana Bandar Nasional yang bergerak dibidang logistik mesuplai beras dengan KM. Sirimau yang telah sandar pada Jumat petang kemarin,” aku Ridwan.

IMG-20180317-WA0008

Dijual di Rumah Kita

Pada esok hari, Sabtu (17/3) lanjut Ridwan sebagian beras akan dijual di “Rumah Kita” Saumlaki untuk melayani kebutuhan warga. “Rumah Kita selain sebagai pusat logistik di pulau-pulau terluar, terpencil, tertinggal dan perbatasan (3TP) juga berfungsi sebagai grosir dan ritel bagi masyarakat yang akan berbelanja di Rumah Kita,” terang Ridwan.

“Rumah Kita juga dapat menjual eceran, warga dapat beli langsung di sana,” tutur Dirut SBN Suharyanto ketika rapat distribusi barang untuk Papua di Kantor Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut.

Suharyanto menambahkan PT. SBN sebagai kepanjangan tangan PT. Pelni (Persero) memasarkan beras dalam negeri dari Kabupaten Merauke. Seperti kita tahu Kabupaten Merauke surplus beras, Pelni melalui SBN ikut memasarkan dan mensuplai daerah yang membutuhkan di sekitar Maluku.

“KM. Sirimau membawa 15 ton beras dari Merauke. Kapal akan tiba pukul 18.00,” tambah Suharyanto lagi.

Rumah Kita Saumlaki yang diresmikan Senin (12/3/2018) oleh Wakil Bupati MTB Agustinus Utuwaly telah berfungsi optimal. Selain suplai bahan pokok dan barang penting di Kabupaten MTB.

Rumah Kita juga menjalin kemitraan dengan BUMD, PT. Kalwedo Kidabela untuk menyalurkan beras ke desa-desa dan kampung melalui kemitraan dengan BUMDes dan koperasi.

“Melalui kerjasama ini semua mendapatkan untung. Pelni mendapat angkutan, SBN serta para mitra kerja dapat berbagi kerjasama dan masyarakat mendapatkan harga wajar,” kata Direktur Sarana Bandar Indotrading Capt. Jarot menambahkan.(helmi)