Angkasa Pura 2

Indonesia akan Berdayakan Mother Vessel sebagai Floating Storage di Perairan Selat Malaka

Dermaga EnergiRabu, 21 Maret 2018
WhatsApp Image 2018-03-21 at 19.17.54

SINGAPURA (BeritaTrans.com) – Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan Indonesia akan memberdayakan kapal mother vessel sebagai floating storage di Perairan Selat Malaka terutama saat proses pengiriman barang (shipping) khususnya untuk muatan curah cair, seperti BBM dan gas cair.

Terkait dengan proses pengiriman barang  dan jasa dari Indonesia atau sebaliknya diupayakan untuk mengoptimalkan mother vessel  yang kini singgah di Indonesia khususnya JICT Jakarta.

“Kemudian dilanjutkan dengan kapal-kapal kecil yang akan mendistribusikan pengiriman barang ke pelabuhan kecil yang kedalaman lautnya dangkal. Pasalnya, perairan tersebut tidak bisa disandari oleh kapal yang memiliki draft puluhan meter,” tukas  Menhub.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub juga mengunjungi Keppel Offshore & Marine di Keppel Offshore & Marine Ltd Singapore.

Terkait dengan angkutan laut, Menhub meminta dukungan pihak Patrakom untuk melakukan monitoring terhadap Kapal Perintis dalam hal volume penumpang, lokasi tujuan kapal perintis, serta barang-barang yang dibawa oleh penumpang.

“Untuk kapal perintis, kita keluar uang ratusan milyar.  Tetapi kita tidak bisa pantau berapa volumenya, kemana saja, apa saja yang dibawa. Nah itu musti dipantau,” tandas Menhub Budi.(helmi)