Angkasa Pura 2

KSOP Semarang Mulai Persiapan Layani Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018

Dermaga KoridorSabtu, 24 Maret 2018
unnamed-2

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Jajaran Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)  Tanjung Emas Semarang mulai mengidentifikasi masalah dan persiapan yang akan dilakukan menghadapi masa angkutan Lebaran 2018 mendatang.

“Untuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, diproyeksikan akan ada  lonjakan arus penumpang kapal laut dari Kalimantan, seperti Kumai, Sampit, Banjarmasin, bahkan Balikpapan,” kata Kepala KSOP Semarang Ahmad Wahid, MT, MM didampingi Kabid Kelaiklautan Benny N dalam perbincangan dengan  BeritaTrans.com di Semarang, kemarin.

Selain dari Semarang, arus penumpang kapal laut berasal dari Tanjung Priok Jakarta, bisa juga dari Kijang dan Batam serta daerah lain di Tanah Air. “Mereka kebanyakan para pekerja yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung,” jelas Wahid.

“Sementara, dari Jakarta perlu diantisipasi adalah angkutan mudik dengan kapal laut baik penumpang atau sepeda motor yang dikoordinir oleh Kementerian Perhubungan dan instansi lainnya,” kata Wahid lagi.

Oleh karena itu, tambah dia, nanti pihak KSOP bersama operator akan menyiapkan angkutan umum dar Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke berbagai kota tujuan. Jadi, begitu turun kapal di Semarang mereka bisa naik bus AKAP/AKDP ke tujuan masing-masing.

2 Bulan Jelang Lebaran

Dikatakan, untuk wilayah KSOP Semarang biasanya persiapan secara efektif termasuk uji petik kapal dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan baru dilakukan dua bulan menjelang Lebaran.

“Posisi saat ini masih tiga bulan atau 90 hari menjelang Lebaran. Antitipasi itu pasti dilakukan, tapi belum terlalu efektif,” kata Benny menambahkan.

Menurutnya saat ini ada  delapan kapal yang home based-nya di Semarang. Mereka termasuk kapal-kapal Pelni  serta DLU yang melayani berbagai tujuan mulai Jakarta, Kumai,  Sampit, Banjarmasin, Surabaya dan yang dekat ke Pulau Karimun Jawa di Jepara.

“Untuk mengantisipasi menjelang Lebaran tentu akan dilakukan secepatnya. Yang pasti, saat arus mudik dan balik Lebaran mereka harus siap melayani masyarakat dengan baik,” tandas Wahid.(helmi)
.

loading...