Angkasa Pura 2

Perbanyak Mudik Gratis, Djoko: Larangan Mudik Dengan Sepeda Motor Bisa Ditegakkan

Koridor SDMSelasa, 27 Maret 2018
mudik-gratis-bus-kemenhub--728x440

JAKARTA (BeritaTrans.com) -  Satu hal yang perlu dipersiapkan menjelang mudik Lebaran 2018 adalah menekan penggunaan mudik dengan sepeda motor.  Sangat riskan perjalanan jauh menggunakan kendaraan roda dua.

“Perbanyak mudik gratis, bila perlu libatkan BUMN dan swasta melalui dana CSR  untuk membantu masyarakat mudik dengan lebih baik dan selamat,” kata Kepala Lab Transportasi  Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Larangan mudik dengan sepeda motor, lanjutnya,  sudah saatnya diberlakukan. Pengalaman  arus mudik beberapa tahun belakangan, kasus laka lantas  dan korbannya masih melibatkan sepeda motor.

“Kasus laka lantas pada mudik Lebaran tahun 2017 lalu memang turun. Namun korban laka paling banyak masih melibatkan sepeda motor,” jelas Djoko.

Jika mudik gratis makin banyak, menurut Djoko maka larangan  mudik gratis dengan sepeda motor bisa diberlakukan dengan ketat. “Mudik pakai sepeda motor dilarang, tapi ada alternatif lain yaitu ikut mudik gratis,” tukas dia.

Selama tak ada alternatif  angkutan mudik ke kampung, papar Djoko, maka larangan mudik dengan sepeda motor tak bijak dipaksakan. “Namun jika sudah ada mudik gratis dan jumlahnya cukup maka aturan itu bisa ditegakkan,” terang Djoko.

Seperti diketahui,  Menhub Budi Karya Sumadi bersama para  pejabat eselon l terkait sudah melaunching mudik gratis Lebaran 2018 dengan  berbagai moda transportasi.

“Masyarakat khususnya yang biasa mudik gratis dengan sepeda motor bisa  mendaftarkan diri dan pulang bersama-sama dengan gratis. Jangan paksakan diri mudik dengan sepeda motor karena sangat riskan,” kilah Djoko.

Dia menambahkan, tujuan  mudik gratis hendaknya lebih banyak dan bervariasi. Jangan hanya tujuan  Jawa Tengah dan DIY atau Jawa Timur. Melihat animo pemudik yang tinggi tujuan Sumatera, hendaknya disiapkan mudik gratis ke arah barat Jakarta itu.

“Kota-kota seperti Bandar Lampung, Metro dan lainnya sangat perlu dilayani mudik gratis ini. Dengan begitu, pengguna sepeda motor untuk perjalanan mudik bisa berkurang,” tegas Djoko.(helmi)