Angkasa Pura 2

Mulai Kamis Siang , Ini Beberapa Jenis Kendaraan dan Barang Muatan Dilarang Melintas di Jakarta

Ekonomi & Bisnis Koridor OtomotifRabu, 28 Maret 2018
Truk dilarang melintas

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melalui Surat Edaran (SE) No.7/2018 akan memberlakukan pembatasan kendaraan tertentu menjelang Libur Nasional di akhir pekan, 30 Maret 2018 bertepatan dengan Wafat Isa Almasih (Paskah) tahun ini.

Melalui surat edaran tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemhub) mengatur yaitu melarang operasional truk angkutan bahan bangunan, kereta tempelan (truk tempelan), kereta gandengan (kereta gandengan) serta kendaraan kontainer, dan mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih.

Kendaraan tersebut, menurut SE Menhub itu dilarang melintasi di jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) kedua arah/ masuk dan keluar, ruas jalan tol Jakarta-Merak dan ruas tol Prof. Dr.Sedyatmo/ tol Bandara Soekarno-Hatta.

Larang beroperasinya kendaraan sebagaimana tersebut diatas untuk keluar Jakarta akan dimulai Kamis (29/3/2018) jam 12.00. Sebaliknya untuk arah masuk Jakarta pembatasan dimulai Minggu (1/4/2018) jam 12.00 sampai Senin (22/4/2018) jam 09.00 WIB.

Kebijakan pembatasan kendaraan angkutan berat selama lima hari tersebut, dimaksudkan untuk menghindari kepadatan lalu lintas terutama di ruas jalan yang dimaksud.

Rekayasa Lalu Lintas

Pada waktu bersamaan, akan diakukan manajemen atau rekayasa lalu lintas, yang meliputi; pengendalian lalu lintas pada persimpangan, pengendalilan lalu litas pada ruas jalan.

Selanjutnya dilakukan pemasangan rambu lalu lintas, Alat pemberi isyarat lalu lintas serta alat pengendalian dan pengamanan pengguna sementara. Terakhir pembatasan operasional mobil barang.

Kendati begitu, dalam surat edaran Menhub tersebut ada pengeculian dan tetap boleh melintas untuk beberapa jenis kendaraan, pertama kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM), BBG. Kedua, kendaraan pengangkut ternak.

Ketiga, kendaraan yang mengangkut bahan kebutuhan pokok, seperti beras, gula pasir, terigu, minyak goreng, air dalam kemasan, cabe merah, bawang merah, kacang tanah, kedelai, daging sapi, daging ayam, dan telur.

Keempat, pupuk, kelima susu murni, keenam, barang hantaran pos, uang, dan ketujuh bahan baku ekspor-impor, dari lokasi home industri dan/ atau sebaliknya ke pelabuhan ekspor-impor.

Seluruh mobil yang mendapat pengecualian selama masa libur Paskah 2018, harus dilengkapi dengan surat muatan, berisi jenis barang yang diangkut, tujuan pengiriman barang, dan nama dan alamat pemilik barang.

Selama pemberlakukan pembatasan kendaraan tersebut, jika ada yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai aturan dan UU yang jelas. Sanksi tersebut telah diatur dalam pasal 282, pasal 287 ayat (1) san ayat (2) serta pasal 305 UU No.22/2009 tentang LLAJ.(helmi)

Foto: dok, ilustrasi