Angkasa Pura 2

Menhub: Aplikator Nanti Dijadikan Perusahaan Jasa Angkutan

Koridor Telekomunikasi & PosKamis, 29 Maret 2018
WhatsApp Image 2018-03-28 at 23.13.22

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan berusaha untuk menampung aspirasi terkait PM No.108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

“Salah satu yang dibahas yaitu bahwasanya keberadaan dari koperasi dan badan usaha yang menjembatani anatara driver dan perusahaan aplikator sebaiknya tidak ada. Hasilnya adalah bahwa perusahaan aplikator itu nantinya dijadikan perusahaan jasa angkutan,” kata Menhub Budi Karya usai rapat mediasi dengan aplikator angkutan daring di Jakarta, Rabu (28/3/2018) malam.

PM 108/2017, lanjut dia, kita juga melihat, kita akan berusaha untuk menampung aspirasi bahwasanya keberadaan daripada koperasi atau badan usaha itu sebaiknya tidak ada. Dan aplikator itu juga sebagai perusahaan transportasi agar kontrol itu berjalan dengan baik.

“Masalah ini kita akan diskusikan dengan para aplikator. Insya Allah kita ada suatu titik temu,” sebut Menhub.

Lebih lanjut Kepala KSP Moeldoko mengatakan telah berdiskusi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kominfo karena pada kedua Kementerian inilah terdapat wewenang.

“Tadi kita sudah bersepakat bahwa aplikator itu nantinya dijadikan perusahaan jasa angkutan. Disamping dia aplikator. Jadi nanti garisnya adalah dari driver langsung kepada aplikator,” sebut Muldoko.

“Tadi beliau-beliau sudah menyepakati dan nanti tinggal kita tindaklanjuti. Selanjutnya untuk keberlangsungan PM 108/2017, sementara karena ada penyempurnaan disana-sini akan disesuaikan pemberlakuannya,” pungkas Moeldoko.(helmi)