Angkasa Pura 2

Sambut Angkutan Lebaran 1439 H, Ditjen Hubla Rampcheck Kapal di Seluruh Pelabuhan

DermagaJumat, 30 Maret 2018
IMG_20180227_102645

JAKARTA (beritatrans.com) – Pengawasan aspek keselamatan pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun 2018 menjadi prioritas utama bagi Kementerian Perhubungan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan para penumpang yakni dengan melakukan uji kelaikan atau rampcheck pada seluruh moda transportasi, termasuk pada moda transportasi laut.

Guna mendukung kebijakan tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Laut menginstruksikan kepada seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Pelabuhan Batam, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, serta Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan untuk segera melaksanakan rampcheck kapal penumpang mulai tanggal 2 April s.d. 25 Mei 2018 sesuai dengan wilayah kerjanya.

Perintah tersebut tertuang dalam Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.008/27/11/DJPL-18 tanggal 28 Maret 2018 tentang Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal Penumpang dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2018.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Junaidi menuturkan, dari tahun ke tahun Kemenhub semakin memperketat pemeriksaan kelaiklautan atau rampcheck kapal penumpang di sejumlah pelabuhan di Indonesia.

Pihaknya menegaskan pentingnya melakukan rampcheck kapal penumpang guna menjamin kepastian keselamatan dan keamanan para pengguna jasa transportasi laut sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di laut.

“Untuk itu, setelah melakukan rampcheck kapal penumpang, UPT wajib melaporkan hasil kesiapan sarana angkutan laut untuk kegiatan lebaran tahun 2018 paling lambat tanggal 25 Mei 2018 sesuai dengan format laporan yang berisi nomor registrasi kapal, nama Marine Inspector penanggungjawab dan tanggal pengujian serta catatan pemeriksaan yang harus ditindaklanjuti,” jelas Junaidi.

Untuk melakukan rampcheck kapal, Junaidi menambahkan, petugas dari Ditjen Perhubungan Laut baik dari UPT maupun kantor pusat akan diterjunkan ke lapangan dan bekerja tanpa mengenal libur. Hal ini semata-mata demi memastikan aspek keselamatan dan keamanan transportasi laut khususnya dalam mendukung Angkutan Laut Lebaran tahun ini.

“Selain itu Dirjen Hubla juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan monitoring secara terus menerus terhadap kapal-kapal penumpang sampai dengan batas akhir posko angkutan lebaran 2018,” pungkas Junaidi.(aliy)