Angkasa Pura 2

Dengan Persiapan Dini, KSOP Kumai Optimis Mampu Layani Arus Mudik Lebaran 2018 dengan Baik

Dermaga KoridorSenin, 2 April 2018
IMG-20180402-WA0011

IMG-20180402-WA0008

KUMAI (BeritaTrans.com) – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kumai, Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah bersama Dinas Perhubungan (Dishub) pada para pihak terkait mulai mempersiapkan pelaksanaan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2018.

Rapat koordinasi dilakukan di kantor Dishub Kumai, Kota Waringin, Senin (2/4/2018). Kepala KSOP Kumai Capt. Wahyu Priharto ikut hadir mewakili instansinya dalam rangka mempersikan angkutan Lebaran 2018 di Pelabuhan Kumai. Ikut hadir perwakilan sejumlah pihak, seperti Dinas Perhubungan, GM Pelabuhan Kumai dan lainnya.

KSOP Kumai Capt. Wahyu Prihanto bersama operator pelayaran, PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Kumai serta Terminal Penumpang Panglima Utar mulai mempersiapkan fasilitas dan infrastuktur yang dibutuhkan untuk melayani arus mudik Lebaran khususnya moda transportasi laut.

“Dengan persiapan yang matang serta diakukan sedini mungkin, kita optimis akan bisa melayani arus mudik Lebaran di Pelabuhan Kumai dengan lebih baik pula,” kata Capt. Wahyu Prihanto menjawab BeritaTrans.com, Senin (2/4/2018).

Khusus matra laut, menunut Capt. Wahyu, Pelabuhan Kumai diprediksi akan mengalami lonjakan arus mudik dari sejumlah daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) ke Jawa, khususnya Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Sedang sebagian kecil ke Pulau Bawean, Bawean, Gresik, Jawa Timur.

Kapal-kapal yang melayani rute Pelabuhan Kumai ke Jawa, antara lain PT Pelni, PT Dharma Lautan Utama (DLU), dan beberapa kapal lannya. Kapal mereka itulah yang menjadi ujung tombak pelayanan kapal penumpang dari dan menuju Pelabuhan Kumai, Kalteng.

Mereka kebanyakan adalah para pegawai perkebunan, pertambangan serta sektor swasta lainnya. Sekita dua pekan menjelang Lebaran, mereka ramai-ramai pulang kampung (mudik) ke Jawa untuk merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

“Mereka itulah yang selalu meramaikan arus mudik dari dan menuju Pelabuhan Kumai Kalteng. Sekitar H-15 apai H+ Lebaran mereka akan meramaikan kapal-kapal yang datang dan pergi meninggalkan Kumai,” jelas Capt. Wahju Prihanto.

Pengalaman pada Lebaran 2017, ada beberapa kapal Pelni yang melayani pelayaran ke Pelabuhan Kumai, seperti KM Kelimutu, KM Binaiya, KMP Egon, KM Awu. Selain itu juga beberapa kaal swasta seperti DLU, yaitu KM Dharma Ferry II, KM Kirana I, KM Satya Kencana III dan IM Kalibodri, milik PT ASDP.

KM kelimutu

Terminal Penumpang Panglima Atar

Selama Lebaran 2017, tercatat cukup besar jumlah penumpang yang naik dan turun kapal di Pelabuhan Kumai. Data KSOP Kumai menyebutkan, sebanyak 33.068 orang, sedang penumpang yang turun di Kumai mencapai 16.576 orang.

Terminal Penumpang Panglima Atar, Kumai mempuyai dermaga sepanjang 103 meter, lebar 10 meter. Terminal penumpang ini luasnya mencapai 61,5 meter2, dengan kapasitas 800 penumpang.

Sementara, alur pelayaran sepanjang 16,59 km, dengan kedalaman alur pelayaran dan kolam pelabuhan -6 LWS.

Dengan faslitas serta SDM yang ada dan terlatih, Capt. Wahyu Prihanto optimis akan mampu melayani arus mudik Lebaran 2018 dengan lebih baik, aman dan selamat.

“Keselamatan dan keamanan penumpang dan kapal menjadi proritas kami. Semua pelayanan yang diberikan harus mengacu pada aspek keselamatan dan keamanan,” tandas Capt. Wahyu lagi.(helmi)

loading...