Angkasa Pura 2

Ditbinkes Hubdat Populerkan 10 Sistem Manajemen Keselamatan

KoridorSenin, 9 April 2018
IMG-20180409-WA0055

IMG-20180409-WA0057

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Direktorat Bina Keselamatan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mempopulerkan Sistem Manajemen Keselamatan (SMK).

SMK menurut Direktur Pembinaan Keselamatan Ahmad Yani, merupakan pilar yang diarahkan bagi pengusahaan angkutan umum yang berkeselamatan.

“Ada 10 elemen SMK disiapkan dan dipopulerjan untuk mewujudkan keselamatan bertransportasi,” ungkap Yani di Tangerang, Senin (9/4/2018).

Diantara 10 elemen itu yaitu komit dan kebijakan, manajemen dan pengorganisasian, manajemen bahaya dan risiko, infrastruktur transportasi, dan dokumentasi data.

Selain itu pelatihan dan kompetensi, tanggap darurat, penyelidikan dan pelaporan kecelakan, pengukuran dan pemantauan kerja, serta audit dan evaluasi.

“Ada empat manfaat SMK bagi perusahaan angkutan umum,” ungkap dia.

Empat manfaat itu diantaranya mendorong produktifitas perusahaan secara optimal. Kedua mengurangi kerugian ekonomis maupun finansial karena terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selanjutnya, dapat dilakukan pencegahan dan pengendalian kerugian (kerugian saran produksi) dan meningkatkan efisiensi perusahaan karena dapat dicegahnya kerugian akibat kecelakaan bila terjadi.

“Kita konsen pada 10 SMK itu, karena dengan begitu maka akan dapat meningkatkan daya saing perusahan,” tutup Yani. (omy)

loading...