Angkasa Pura 2

STTD Bekasi Siap Terima 912 Catar Pola Pembibitan Tahun 2018

Koridor SDMSenin, 9 April 2018
Suharto KaSTTD

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi siap menerima 912 calon taruna taruni (catar) tahun ajaran 2018/2019. Jumlah itu lebih besar dari taruna pola pembibitan tahun 2017 sekitar 250 orang.

“Sesuai kuota dari Kementerian PAN-RB, STTD diberi jatah 912 orang taruna pola pembibitan. Mereka akan masuk sebagai taruna pembibitan dan setelah lulus akan ditempatkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN),” kata ketua STTD Sueharto, ATD, M.Sc menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Senin (9/4/2018).

Menurutnya, pola penerimaan catar di STD tahun ini akan dipusatkan dan informasi bisa dengan mengakses laman https://sipencatar.dephub.go.id atau melalui web masing-masing kampus transportasi termasuk STTD Bekasi.

Dikatakan Suharto, saat ini tercatat ada 152 Pemerintah Daerah (Pemda) yang telah menjalin kerja sama pola pembibitan dengan STTD. Selain iu, kampus ini juga menerima taruna dari masyarakat umum, selama mereka mengikuti proses seleksi penerimaan calon taruna (Sipencatar) BPSDMP, Kementerian Perhubungan (Kemhub) tahun 2018.

STTD Bekasi, jelas Suharto akan menerima catar dari berbagai program studi (prodi) yaitu D-IV Transportasi Darat (Transdar), D-III Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), D-IV Perkeretaapian dan D-II Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB). “Mereka akan diseleksi dari seluruh peserta yang mendaftar dan mengikuti rangkaian tahapan Sipencatar 2018 yang diselenggarakan oleh panitia pelaksana,” papar Suharto.

Dari 912 catar yang lolos seleksi nanti, menurut Suharto, mereka akan ditempatkan di berbagai kampus, selain STTD Bekasi. Mereka itu melputi 120 catar di BP2TD Palembang, untuk Pordi LLASDP, 120 catar di BP2TD Bali untuk prodi PKB dan 120 di BP2TD Mempawah untuk Prodi Transdar.

“Secara teknis kampus STTB Bekasi dan tiga kampus matra trasportasi darat lainnya siap menerima dan mendidik catar pola pembibitan tahun 2018,” terang Suharto.

Dia menambahan, jumlah SDM baik dosen atau instruktur/ danpengasuh taruna sudah siap. Fasilitas diklat mulai ruang kelas, lab, asrama, dan lainnya sudah siap.

“Sesuai kuota dari kementerian PAN-RB, STTD dan jajarannya siap menyambut dan mendidik taruna baru nanti,” tandas Suharto.(helmi)