Angkasa Pura 2

Kepada CPNS, Cris Kuntadi Sampaikan Pentingnya Merawat Integritas

SDMSelasa, 10 April 2018
IMG-20180410-WA0009

IMG-20180410-WA0004

BOGOR (BeritaTrans.com) – Staf Ahli Logistik Multimoda dan Keselamatan Perhubungan, Cris Kuntadi menyampaikan betapa pentingnya merawat integritas dalam profesi, termasuk sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“ASN memiliki tanggung jawab untuk melayani masyarakat. Ketika seorang memakai seragam, tanggung jawab sebagai ASN melekat padanya. Pangkat dan lencana dalam seragam Perhubungan bukan untuk terlihat gagah, namun sebagai declaration dan pengingat akan tanggung jawab yang diembannya,” ujar Cris saat menyampaikan materi “Merawat Integritas” di hadapan 197 peserta Pelatihan Dasar CPNS Gelombang II angkatan VI, VII, VIII, IX, dan X di Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan di Bogor, Senin (9/4/2018).

Dia juga menyoroti kecurangan (fraud) yang dapat terjadi karena ada kesempatan, tekanan, dan rasionalisasi. Integritas merupakan kunci dalam mengendalikan kecurangan.

“CPNS Kemenhub harus dapat menjadi Agen Perubahan dalam merawat integritas,” ungkapnya.

IMG-20180410-WA0007

Semakin tinggi pangkat yang melekat, dituturkan Cris, maka semakin tinggi tanggungjawabnya dan semakin tinggi pula kinerja yang harus dideliver. ASN harus malu ketika tidak dapat mendeliver kinerja yang diembannya sesuai ketentuan.

“Kita harus malu ketika naik motor tidak berhelm ketika berseragam kementerian perhubungaan. Kita harus malu ketika mengendarai mobil namun tidak memakai sabuk pengaman,” ujar dia memberi perumpamaan.

ASN Kemenhub ditambahkannya juga tidak boleh hanya berfikir untuk diri sendiri, tidak hanya berfikir keluarga, tidak hanya berfikir kemanfaatan unit sendiri, tapi berfikir untuk kepentingan Kemenhub dan kemanfaatan untuk Indonesia, bahka harus berfikir untuk kepentingan dunia dan akhirat.

“Kita harus menjadi duta-duta komunikasi bagi Kemenhub. Apa yang ada di media sosial bukan hanya sekadar foto-foto untuk kepentingan pribadi tapi juga untuk kepentingan Kemenhub supaya kemanfatannya lebih baik,” tutur Cris.

Cris juga menyampaikan beberapa contoh apa yang ditulis dalam buku Sikencur seperti keberhasilan-keberhasilan dalam mengendalikan kecurangan di Kemenhub. Selain itu juga materi-materi yang terdapat dalam buku Excelent Leadership yang dapat menjadi inspirasi. (omy)