Angkasa Pura 2

Dibuka Sekretaris BPSDMP, STTD Bekasi Gelar Sosialisasi Sipencatar Pola Pembibitan 2018

SDMKamis, 12 April 2018
IMG-20180412-WA0011

IMG-20180412-WA0012

BEKASI (BeritaTrans.com) – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) menggelar sosialisasi pola pembibit6an dalam penerimaan calon taruna (catar) program pembibitan di STTD tahun 2018/2019. Sosialisasi dibuka oleh Sekretaris BPSDMP M.Yugihartiman itu berlangsung di Aula Girisoeseno Hadihardjono, STTD Bekasi, Kamis (12/4/2018).

Sosiasisasi diikuti seluruh Pemerinah Daerah (Pemda) baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) serta Pemkab dan Pemkot yang telah menjalin kerja sama pendidikan dengan STTD Bekasi.

Ratusan perwakilan Pemda, baik Kepala Dinas Perhubungan (Dishuh) atau Badan Kepegawaian Daerah (BKD) hadir memenuhi undangan pihak STTD. Mereka juga menyampikan aspirasi serta hambatan dan kendala yang dihadapi atau mungkin akan dihadapi di masa mendatang.

Sementara, dalam sosialisasi tersebut tampil sebagai nara sumber Ketua Paniti Sipenbcatar BPSDMP Dr. Capt. Atoni Arif Priadi dan Wakil dari BKN serta Ketua STTD Suahrto, ATD, M.Sc, sekaligus tuan rumah pada acara tersebut.

Dalam papaannya, Capt. Antoni menyampaikan, tahun 2018 BPSDMP melalui 11 kampus transportasi mendapatan kuota untuk menerima taruna program pembibitansebamyak 2.676 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 912 orang akan diterima di STTD Bekasi, atau matra darat.

“STTD akan menerima taruna pembibitan paling besar di lingkungan BPSDMP 2018 ini,” kata dia.

Pendaftaran dilakukan secara online, yang dibuka dari Senin (9/4/2018) sampai Senin (30/4/2018) mendatang. Sedang pelaksaaan tes tertulis akan dilakukan sesuai zonasi yang telah ditentukan dan menganut sistem passing grade.

“Bagi putra-putri terbaik Indonesia yang berminat dan memenuhi syarat, silakan mendaftar dan ikut taruna prola pembibitan ini. Setelah lulus kelak, akan diterima sebagai apararur sipil negara (ASN) baik di pusat atau daerah,” papar Capt. Antoni.

Bebas SPP dan Biaya Madatukar

Ketia STTD Suharto menambahkan, yang dibebaskan atau dibayar negara melalui DIPA Kementerian Perhubungan (Kemhub) khususnya bagi taruna pembibitan di BPSDMP adalah biaya pemdidilan atau SPP dan biaya Masa Dasar Pembentukan Karakter (Madatukar).

“Sedang biaya nonkependidikan atau pendukung, seperti makan, asrama, pakaian seragam dan lainnya akan ditanggung oleh Pemda peserta pola pembibitan yang telah menjalin kerja sama dengan STTD,” jelas Suharto.

Jadi, nilai nominal yang akan ditanggung Pemerintah melalui DIPA Kemhub sekitar Rp4,7 juta per taruna per semester. Sedang kebutuhan lain ditanggung Pemda atau orang tua taruna masing-masing.

“Jadi, dari biaya total taruna sekitar Rp24 juta per taruna per smester akan turun menjadi sekitar Rp17 juta-an,” tandas Suharto.(helmi)