Angkasa Pura 2

Kepala BPTJ Minta Marketing PO Bus Kreatif dan Berani Buat Terobosan Bidang Pelayanan

KoridorKamis, 12 April 2018
IMG-20180412-WA0003

IMG-20180412-WA0004

BOGOR (BeritaTrans.com)  – Kepala BPTJ Bambang Prihartono meminta operator bus baik swasta  atau Perum PPD untuk lebih kreatif dan berani membuat terobosan baru di bidang pelayanan. Lawan yang dihadapi adalah mobil pribadi yang sangat nyaman.

“Pemerintah sudah membuat kebijakan ganjil-genap, menyiapkan lanjur khusus dan truk dibatasi jam operasinya. Idealnya, load factor angkutan umum naik,” kata Bambang Pri saat peresmian dan flag off trayek JR Connexion di Metland Cileungsi, Bogor,  Kamis (12/4/2018).

Ke depan, kata dia, BPTJ tak mau lagi mendengar keluhan  load factor atau tingkat isian penumpang rendah. “Misalnya Sinar Jaya, sudah beberapa saat melayani rute dari Metland Cileungsi, tapi penumpangnya hanya 17 orang,” kata Bambang Pri.

Dia menambahkan, pemasaran dari PO Bus seperti Sinar Jaya atau PPD misalnya    maka pemasarannya harus jalan dan   makin kreatif. “Jika marketing masih seperti sekarang akan kalah. Makanya harus kreatif dan berani membuat terobosan baru di bidang pelayanan,”  harap Bambang Pri.

Dimana-mana, menurut dia, kerja tim pemasaran harus ada target yang jelas dan mempunyai  timetable  yang jelas. “Capaian targetnya juga harus jelas dan makin baik,” terang Bambang Pri.

Seperti diketahui, Kepala BPTJ melakukan flag off rute Metland Cileungsi ke Jakarta masing-masing dilayani Perum PPD yang melalui alternatif Cibubur dan masuk tol Jagorawi.

IMG-20180412-WA0005

Alternatif Ganjil Genap

Selain itu juga PO Sinar Jaya yang melalui Grand Wisata Bekasi dan dilanjut masuk tol Jakarta-Cikampek.

Dirut PPD Pande Putu Yasa dan Direksi Sinar Jaya Henda mengaku  siap melakukan dan memasarkan produknya ke masyarakat.

Trayek bus JR Connexion ini harus menjadi solusi alternatif bagi masyarakat yang terdampak kebijakan ganjil-genap.

“Layanan JR Connexion dari Metland Cileungsi ke Jakarta harus makin baik. Tantangannya, bagaimana menarik simpati masyarakat sekitar mau naik angkutan umum dan meninggalkan mobil pribadinya di rumah,” tandas Putu.(helmi)

loading...