Angkasa Pura 2

Dapat Catatan Jokowi, Menhub Minta Rest Area Ditambah Menjelang Mudik Lebaran 2018 Mendatang

Aksi Polisi KoridorJumat, 13 April 2018
IMG-20180413-WA0037

JAKARTA (BeritaTrans.com) -  Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi akan  mengkoordinasikan lalu lintas di jalan tol pada mudik Lebaran 2018 nanti.  Pada arus mudik Lebaran 2018 moda transportasi darat masih akan tetap dominan dan harus ditangani dengan baik.

“Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) untuk mengkoordinasikan antara instansi terkait untuk penanganan kemacetan, baik di akses jalan Tol dan rest area,” kata Menhub Budi Karya Sumadi usai Rakor Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2018, di Kemhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (13/4/2018). 

Menhub Budi Karya mengaku,  pihaknya mendapat catatan khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai rest area, khususnya pada akses masuk dan keluar tol.

Presiden Jokowi, kata Budi Karya, mengingatkan agar pada akses tersebut dipersiapkan rest area. 

Oleh karenanya,  Menhub Budi Karya  minta rest area di jalur mudik ditambah.  Dalam hal ini, PT Jasa Marga sebagai operator jalan tol  untuk bisa menambah rest area di jalan tol yang dikelolanya.

“Rest area tersebut mengandung dua fungsi, satu memang tempat istirahat, dua tempat Pemda, warga-warga seperti dari Cirebon Brebes Pekalongan berdagang di tempat itu,” papar Menhub.

“Dalam hal ini,  maka pihak BPJT bisa mengkoordinir pak. Beberapa kali pak presiden memberikan catatan itu,” tuturnya. 

Untuk memenuhi ketersediaan rest area tersebut, Budi Karya, kemudian meminta agar disediakannya kantong-kantong parkir untuk para pemudik di jalur existing. Selain itu, ia juga meminta adanya pembatasan waktu istirahat untuk para pemudik di rest area nanti. 

“(Kemudian) Pemasangan sistem informasi pada rest area. Biasanya, Pada saat mudik volumenya begitu banyak, sehingga kontrol-kontrol di masuk dan keluar itu harus dilakukan dengan lebih baik. Pemasangan sistem informasi di rest area,” tandas Menhub. 

Sementara, Dirjen Hubdat Budi Setiyadi mengaku siap menjalankan tugas  dan mengoordinasikan pelakanaan  angkutan Lebaran 2018 mendatang. “Kita masih akab rapat lagi untuk mematangkan persiapan mudik Lebaran mendatang. Waktunya akhir bulan ini dan tempatnya di Semarang,” kata Dirjen Budi.

Dia mengaku masih ada beberapa masalah krusial perlu dibahas dan dicarikan solusinya bersama. “Selain rest area, perlu dibahas soal mudik dengan sepeda motor, pembatasan kendaraan berat dan hal lainnya. Semua itu akan dibahas lebih mendalam dalam rakor di Semarang nanti,” tandas Dirjen Hubdat.(helmi)